SAMARINDA – Di tahun terakhir masa kepemimpinannya, Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor belum membocorkan rencana dirinya ke depan.
Masih tersisa sekitar delapan bulan, tepatnya hingga akhir bulan September dia menjabat. Kemana Ketua DPD Partai Nasdem Kaltim itu setelahnya masih menjadi tanda tanya.
“Ah, ndak kupikirkan itu,” kata Isran ketika ditanya awak media terkait rencananya setelah tak lagi menjabat sebagai gubernur, Senin, (9/1/2022).
Tak sedikit yang memprediksi orang nomor satu Benua Etam itu akan mengabdi kepada bangsa dan negara di tingkat nasional.
Tak jarang juga Isran memberi sinyal untuk kembali bersaing dalam kontestasi pemilihan gubernur Kaltim 2024 mendatang.
Atau bahkan kemungkinan ingin memimpin Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Isran tak mengungkapkan sama sekali.
Terpenting baginya, seluruh aparatur pemerintah di semua tingkatan harus selalu tulus dan ikhlas dalam bekerja. Tak lupa juga agar senantiasa bersyukur dan terus melakukan yang terbaik.
“Hidup ini cukup nikmati, syukuri, nikmati, syukuri, nikmati, syukuri dan jangan merugikan orang lain,” pesannya.
Berbeda dengan Isran, Wagub Kaltim Hadi Mulyadi di banyak kesempatan mengaku dirinya akan berkonsentrasi menuju kursi parlemen di Senayan melalui Partai Gelora, partai yang dipimpinnya saat ini di Kaltim setelah nanti tidak menjabat lagi.
Sementara kemungkinan apakah ia akan kembali bersaing di pilgub Kaltim, Hadi mengaku masih akan menunggu sikap politik Isran nantinya.
“Saya akan fokus ke DPR dulu. Kalau nanti Pak Isran mengajak lagi, mengapa tidak,” ucapnya belum lama ini.

