SAMARINDA : Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik mengingatkan manusia untuk wajib bersyukur atas oksigen gratis yang dihasilkan oleh alam melalui pohon.
Ia menyebut, oksigen di RSUD AW Syahranie dan RSUD Kanudjoso Djatiwibowo dijual seharga Rp25.000/liter dan kebutuhan oksigen per hari sekitar 2.200 liter.
Jika oksigen gratis yang disediakan alam dikonversikan untuk kebutuhan manusia per hari, maka diperlukan dana sekitar Rp55 juta per hari.
“Bayangkan berapa banyak uang yang kita gunakan untuk kebutuhan oksegen perhari. Mudah-mudahan kita bisa menjadi manusia yang selalu bersyukur atas nikmat yang telah diberikan Allah Subhanahu Wata’ala, Tuhan Yang Maha Esa,” kata Akmal.
Hal itu ia katakan saat melakukan penanaman pohon dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 Bankaltimtara di Religi Center Samarinda, Sabtu (19/10/2024).
Akmal pun meminta jajaran Bankaltimtara yang sudah memulai gerakan penanaman pohon untuk dapat terus menggalakkan kegiatan ini di seluruh cabang di kabupaten/kota dengan melibatkan seluruh stakeholder terkait, khususnya dari dunia pendidikan.
“Mudah-mudahan pada hari ini kita menanam, ke depan Bankaltimtara dengan potensi yang luar biasa mampu mendorong kembali penghijauan di wilayah Kaltim. Dengan 4.500 pegawai yang dimiliki, Bankaltimtara bisa menerapkan kebijakan satu orang menanam satu pohon atau lebih menuju Green Bank,” harapnya.
Ia juga mengungkapkan, saat ini Pemprov Kaltim melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sedang membuat peraturan gubernur (pergub) terkait kewajiban menanam dan memelihara pohon untuk siswa siswi SMA/SMK/MA se-Kaltim.
“Pergub ini sedang kita buat sebagai upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan dan membantu keberlangsungan hidup di bumi karena minimal satu pohon dewasa itu bisa memberikan kontribusi kepada empat manusia,” jelasnya.
Direktur Utama Bankaltimtara Muhammad Yamin menuturkan, kegiatan yang mengusung tema Penanaman Pohon Hijaukan Nusantara bersama Bankaltimtara ini diikuti sekitar 600 orang pegawai Bankaltimtara yang berkantor di Samarinda dan 200 siswa siswi SMP Negeri 38 Samarinda.
“Kegiatan dirangkai dengan literasi dan inklusi kepada siswa siswi SMP Negeri 38 Samarinda yang dilaksanakan atas kerja sama Bankaltimtara, perwakilan BI Kaltim dan OJK Kaltimtara,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, dilakukan juga penandatanganan perjanjian kerja sama antara Bankaltimtara dengan SMP Negeri 38 Samarinda tentang pembukaan rekening tabungan simpanan pelajar (simpel).
Penanaman pohon secara simbolis dilakukan Pj Gubernur Kaltim bersama Kepala Perwakilan BI Kaltim, Kepala OJK Kaltimtara, Komisaris, Direktur Utama dan jajaran Direksi Bankaltimtara serta FKUB Kaltim.
Hal tersebut menandai penanaman pohon sebanyak 500 bibit pohon buah-buahan, diantaranya alpukat, jambu air, jambu kristal, kelengkeng, rambutan binjai, sawo, mangga, nangka cempedak, matoa dan belimbing oleh karyawan karyawati Bankaltimtara dan siswa siswi SMP Negeri 38 Samarinda.
Tampak hadir, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Kaltim Syarifah Alawiyah dan Kepala Biro Perekonomian Iwan Darmawan.(*)

