SAMARINDA: Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Nasdem Samarinda telah resmi membuka pendaftaran calon untuk pemilihan wali kota dan wakil wali kota Samarinda di Pilkada mendatang.
Ketua DPD Nasdem Kota Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) Joha Fajal menekankan komitmen partai terhadap inklusivitas dan transparansi dalam proses pemilihan.

“Kami mengundang dan mendorong semua orang yang memiliki potensi dan keinginan untuk berkontribusi pada pembangunan Samarinda untuk mendaftar di Nasdem. Partai kami percaya pada proses pendaftaran yang adil dan terbuka,” ujar Joha Fajal saat konferensi pers bersama media, Senin (29/4/2024).
Partai Nasdem membuka Periode pendaftaran dari 1-7 Mei termasuk dengan pengembalian formulir pendaftarannya.
Menurutnya, setelah pendaftaran akan dilakukan proses penilaian administrasi yang bertujuan untuk memastikan bahwa calon memenuhi semua kriteria yang diperlukan sesuai dengan peraturan organisasi partai.
Nantinya, proses seleksi akan dilanjutkan dengan rapat pleno pada 8 hingga 10 Mei untuk menilai kelayakan administratif para kandidat yang mendaftar.
Hasil dari rapat pleno kemudian akan disampaikan ke Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) untuk ditindaklanjuti.
“Tidak ada persyaratan khusus bagi yang ingin mendaftar, yang penting menunjukkan kapasitas dan komitmennya,” tegasnya.
“Mungkin kalau di tempat lain ada uang pendaftaran, tetapi kita di Partai Nasdem pendaftarannya tanpa mahar alias gratis bagi siapaun yang berkompeten dan berniat membangun daerah Samarinda lebih baik lagi,” sambungnya.
Namun, Ketua Komisi I DPRD Samarinda ini mendorong calon mempersiapkan tanggung jawab yang akan datang, termasuk biaya yang terkait dengan kampanye dan operasional.
Meskipun Nasdem memiliki kader-kadernya, Joha Fajal menjelaskan bahwa tidak semua anggota partai secara otomatis diusulkan.
Mengingat Partai Nasdem hanya memiliki 5 kursi di DPRD dalam artian masih terbuka bagi masyarakat yang ingin mengisi kursi yang tersisa.
“Kami akan menilai individu dari dalam Nasdem dan masyarakat umum berdasarkan potensi mereka,” jelasnya.
Mengenai strategi pemilihan partai, Joha Fajal menyebutkan Nasdem akan mencalonkan seorang wakil wali kota, dan keputusannya akan didasarkan pada hasil survei dan umpan balik masyarakat.(*)

