SAMARINDA : Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Samarinda yang dinilai kurang maksimal dalam melaksanakan tugasnya dalam menegakkan peraturan daerah (perda), akan diberi sanksi melalui teguran keras.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun menegaskan pada saat mengukuhkan pengurus sekretariat Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kota Samarinda, di Ballroom Hotel Grand Sawit Samarinda Jalan Basuki Rahmat, Kecamatan Samarinda, Senin (26/12/2022).
Dirinya menegaskan anggaran pendapatan dan belanja daerah(APBD)) yang dianggarkan untuk menunjang kinerja Satpol PP tidak sedikit dan telah menggelontorkan dana yang cukup besar. Namun sebut AH, hal tersebut tidak sejalan dengan kinerja Satpol PP yang kurang maksimal dua tahun belakang ini.
“Ya, saya sudah ingin menyampaikan teguran keras ini sejak lama. Anggaran yang kita gelontorkan dengan angka miliaran itu harus efektif penggunaannya,”tegasnya.
Ia menjelaskan,secara tegas terpaksa dia sampaikan teguran keras tersebut kepada Satpol PP selaku OPD (organisasi perangkat daerah) yang menegakkan peraturan yang ada agar mewujudkan ketertiban umum yang baik.
“Tugas menegakkan perda, sekali tegak harus dijalankan”pesannya.
Lanjutnya, perbaikan kinerja Satpol PP harus diperbaiki pada setiap tingkatan struktural organisasi. Sebut dia, dirinya mengancam apabila kinerja Satpol PP masih belum menunjukkan perubahan dan peningkatan yang signifikan, maka dia akan melakukan perombakan dengan mengganti para pejabat struktural.
Untuk itu, Andi Harun memberikan waktu kepada Satpol PP untuk memperbaiki kinerjanya sampai pada bulan April tahun 2023. Jika tidak ada perubahan, maka terpaksa jabatan sekretaris dan kabid-kabidnya akan diganti.
Di sisi lain, ia juga tetap memberikan apresiasi terhadap kinerja Satpol PP Samarinda dan terus mendorong agar ditingkatkan untuk semakin memperkuat dalam menjalankan tanggung jawab yang telah diberikan.
“Saya Inginkan Satpol PP benar-benar bersih dan tidak bermain di wilayah hitam. Kita tidak mencari yang sempurna tetapi setidaknya ada perubahan tiap tahun,” ungkap dia.

