SAMARINDA: Wali Kota Samarinda Kalimantan Timur Andi Harun, secara simbolis serahkan bantuan Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya) kepada warga penerima manfaat di Kecamatan Sungai Kunjang.
Pada Kesempatan itu, Andi Harun menjelaskan bahwa Probebaya Sungai Kunjang merupakan program yang tidak mudah dalam pengaplikasiannya, tetapi dengan kerjasama yang baik, realisasi program ini dapat terlaksana dengan lancar.
Ia menekankan tujuan Probebaya untuk meningkatkan pemerataan pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, dan pemerataan bantuan di wilayah terkecil di RT se-Samarinda.
“Saya ingin meningkatkan pemerataan, ini yang kita mau dari Probebaya. Angka kemiskinan adalah tugas kita semua agar menjadi turun,” ujar Andi Harun saat Penyerahan Probebaya, Selasa (5/12/2023).
Andi Harun juga menyoroti peran penting Probebaya dalam menurunkan angka stunting dan kemiskinan.
“Probebaya harus menjadi salah satu program yang dapat menurunkan stunting dan kemiskinan. Kesehatan adalah hak setiap warga negara yang dapat ditingkatkan melalui Probebaya,” lanjutnya.
Berdasarkan laporan Camat Sungai Kunjang Leindha Eka Pertiwi, total keseluruhan bantuan dana dari Probebaya di Sungai Kunjang sebesar Rp34,9 miliar.
“Uang sebanyak itu untuk pembangunan sarana dan prasarana (sarpras) yang terpakai sebesar Rp21 miliar dan pemberdayaan masyarakat Rp13 miliar,” ucapnya.
Secara keseluruhan, realisasi anggaran dalam pemenuhan kegiatan dan bantuan di masyarakat melalui Probebaya sebanyak 92,2 persen.
Dalam realisasinya per 5 Desember 2023, jumlah dana yang telah digunakan sekitar Rp32,2 miliar.
“Adapun kegiatan yang telah direalisasikan dalam program Probebaya ini meliputi pengadaan 312 kegiatan dalam pembangunan infrastruktur, pemasangan CCTV di 120 titik, perbaikan drainase, perbaikan jalan di 32 lokasi,” paparnya.
Kemudian, perbaikan 2 Posyandu, pengadaan tenda sebanyak 67 unit, pembuatan 21 gapura, pengadaan mesin hidrolik sebanyak 4 unit, bantuan pelengkapan sekolah kepada 3765 murid, pembiayaan BPJS Kesehatan bagi warga tidak mampu sebanyak 1338 orang.
Kegiatan pemberdayaan masyarakat yang telah diberikan dalam hal pengembangan kapasitas pelatihan dan keterampilan seperti, menjahit, tata rias, tata boga, kursus mengemudi, desain grafis, editing video, pemberdayaan disabilitas dan lansia, serta sosialiasi antisipasi kebakaran.
Terakhir, Andi Harun berpesan agar fasilitas yang telah dibangun dan diterima oleh masyarakat dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik dalam jangka waktu yang panjang.
“Saya berharap semua fasilitas yang telah dibangun dapat dijaga dengan baik dan dimanfaatkan oleh semua elemen masyarakat. Kita bersama-sama membangun kesejahteraan di Kota Samarinda,” tandasnya. (*)

