Samarinda – Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Kaltim Dr HM Jauhar Efendi menyebut dalam tiga minggu terakhir jumlah pasien Covid-19 yang sembuh lebih besar dibanding jumlah yang terkonfirmasi.
“Jadi ini sudah konsisten saya lihat ya,” ujar Jauhar di Ruang Pandurata, Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (15/9/2021).
Meskipun sudah konsisten melandai, Jauhar mengatakan bantuan dari berbagai pihak untuk penanganan Covid-19 tetap diperlukan dan diyakininya akan memiliki banyak manfaat.
Jauhar menyebut pihaknya sedang menyiapkan ruang isolasi terpusat (isoter) di Samarinda, yaitu di Asrama Atlet 1 dan Asrama Atlet 2 yang bisa menampung sekitar 370 orang.
“Kemarin saya baru ngecek di lapangan, progresnya bagus sekali dan insyaallah pada tanggal 21 September renovasi yang dilakukan oleh Kementerian PUPR itu akan selesai,” papar Jauhar.
Ia juga mengatakan, pasien yang dirawat di tempat isoter yang selama ini berada di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kaltim (Rumah Karantina) sekarang jumlahnya hanya tinggal 4 orang dari kapasitas 170 orang.
“Insyaallah tanggal 19 itu mereka (4 orang) akan pulang ke rumah,” terang Jauhar.
Jauhar menyebut pihaknya meminta BPSDM untuk ditutup, kemudian alat kesehatan yang ada di sana akan dipindahkan ke Asrama Atlet.
“Sepanjang yang sembuh itu lebih besar, sebenarnya relatif aman,” ucap Jauhar.
Jauhar menambahkan, Asrama Atlet yang berada di Tenggarong pun juga sudah ditutup.
“Tapi waspada itu tetap, kita jangan lengah lah intinya itu,” imbau Jauhar.

