SAMARINDA: Kuliner khas Bugis berupa sokko atau ketan mulai dikenal luas di Kota Samarinda melalui Warung Sokko Begadang yang dikelola Putri. Usaha kuliner yang beroperasi pada malam hari ini telah berjalan hampir empat tahun dan dikenal sebagai pelopor penjualan sokko begadang di Samarinda.

Putri mengungkapkan, ide awal membuka usaha tersebut berasal dari sang ibu yang terinspirasi dari tradisi penjualan sokko di Sulawesi. Konsep begadang dipilih karena sokko umumnya dijajakan pada malam hari.
“Ide pertamanya dari Mama. Katanya di Sulawesi banyak yang jual seperti ini, tapi jualannya malam, makanya dinamakan Sokko Begadang. Ketan itu bahasa Bugisnya sokko,” ujar Putri saat ditemui di warungnya.
Ia menjelaskan, Warung Sokko Begadang tidak hanya menyajikan sokko, tetapi juga beragam menu khas Bugis lainnya. Di antaranya nasi kuning, palekko bebek, ayam likku, ayam rica-rica, sambal hati, buras, hingga aneka kue tradisional Bugis.
“Di sini menunya banyak. Sokko, nasi kuning, lauk khas Bugis seperti palekko bebek, ayam likku, ayam rica-rica, sampai kue-kue Bugis semuanya ada,” jelasnya, Sabtu, 7 Februari 2026.
Berlokasi di Jalan P. Bendahara Gang Karya Muharram, Samarinda Seberang, sokko begadang dijual dengan harga Rp15 ribu per porsi. Sementara lauk-pauk dan kue dibanderol mulai dari Rp10 ribu hingga Rp25 ribu.
Menurut Putri, sokko dipilih sebagai menu utama karena saat awal membuka usaha, belum ada penjual sokko begadang di Samarinda.
“Waktu itu di Samarinda belum ada yang jual, jadi saya yang pertama jual sokko begadang di sini,” katanya.
Seiring meningkatnya minat pelanggan, Putri menyebutkan usahanya kini telah membuka beberapa cabang. Selain di Samarinda Seberang, Warung Sokko Begadang juga beroperasi di Jalan Pattimura.
“Sekarang sudah buka cabang, masih di Samarinda Seberang juga, dan di Jalan Pattimura. Insyaallah setelah Lebaran nanti rencananya buka di Samarinda Kota,” ujarnya.
Ia berharap ke depan usahanya terus berkembang dan semakin dikenal masyarakat luas.
“Harapannya ke depan semakin lancar, pembelinya makin banyak, dan peminatnya juga terus bertambah,” tutup Putri.

