SAMARINDA : Guna mendukung peningkatan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di Benua Etam, sehingga ke depan mampu bersaing dengan provinsi bahkan negara lain, Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor mengaku, sepanjang tahun 2022 total ada 125 sekolah yang mendapat bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.
“Alhamdulillah, di 2022 sekitar 125 sekolah dibantu Pemprov Kaltim, yaitu SMA pembangunan 27 paket, SMK 64 paket dan SLB 34 paket yang tersebar di Kaltim. Meski belum merata, tetapi dari perkotaan hingga wilayah pedalaman kita bantu,” kata Isran di Samarinda, Jumat (3/2/2023).
Isran menegaskan, pada tahun anggaran 2022 lalu Pemprov Kaltim melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) tak henti-hentinya memberikan dukungan dan bantuan pembangunan prasarana sekolah baik itu wilayah perkotaan hingga ke pedalaman.
Mantan Bupati Kutai Timur itu memaparkan, beberapa contoh bantuan yang dilakukan Pemprov Kaltim di daerah perkotaan diantaranya pembangunan lanjutan SMA Negeri 14 Samarinda realisasi alokasi mencapai Rp4,4 miliar dan pembangunan 100 persen tuntas.
Kemudian di Muara Komam Kabupaten Paser, dibantu pembangunan lapangan hingga pagar dan musala SMA Negeri 1 Muara Komam dengan realisasi alokasi mencapai Rp301 juta, pembangunan fisik tuntas 100 persen.
Sementara daerah pinggiran diantaranya SMA Negeri 1 Muara Ancalong Kutai Timur, bantuan yang diberikan terealisasi Rp200 juta untuk toilet siswa tuntas 100 persen. Pembangunan fisik toilet sekolah, ruang osis dan pos keamanan di SMA Negeri 1 Kaubun Kutai Timur dengan alokasi bantuan Rp550 juta tuntas 100 persen.
“Itu semua yang dibangun tidak lain untuk mendukung sekolah-sekolah kita yang ada di perkotaan maupun pinggiran Kaltim. Artinya, ini sebagai bukti kita terus membantu pembangunan prasarana sekolah,” pungkasnya.

