
BONTANG : Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, melalui Dinas Pendidikan tidak mau melakukan pengadaan kapal untuk tenaga pengajar atau guru pesisir khususnya SD 011 Bontang Utara yang ada di Pulau Gusung.
Faisal mengaku, belum mengetahui penyebab kendalanya pengadaan alat transportasi laut tersebut. Meski demikian ia kecewa lantaran pengadaan kapal untuk para guru pesisir merupakan aspirasi masyarakat sejak lama dan telah disampaikan ke Dinas Pendidikan.
“Disdik kok tidak mau melakukan pembelian atau pengadaan kapal untuk para guru pesisir. Aspirasi ini sudah sejak lama saya sampaikan tapi belum terealisasi,” ujarnya, Selasa (21/3/2023).
Ia merasa sangat prihatin terhadap nasip dan perjuangan para guru yang mencerdaskan anak pesisir, namun tidak mendapatkan fasilitas yang layak bahkan harus rela mempertaruhkan nyawa menyebrangi perairan demi anak-anak Bontang.
Faisal mengatakan, para guru ini harus menggunakan kapal kecil, bahkan harus basah-basahan saat diterjang ombak lautan. Namun sayangnya perjuangan mereka belum sepenuhnya dihargai oleh Disdik Bontang.
Oleh karena itu, ia meminta bantuan dari perusahaan yang ada di Kota Bontang sedikit menggelontorkan dana dari sakunya untuk pengadaan kapal guru pesisir.
“Saya minta kepada perusahaan yang di Kota Bontang, khusus di Loktuan untuk memperhatikan fasilitas guru pesisir. Apalagi Pulau Gusung ini masih dalam wilayah buffer zoon PT Pupuk Kaltim,” tuturnya.
Besar harapannya, permintaan tersebut direspon dengan baik oleh perusahaan, sebab menurutnya tidak akan rugi membantu masyarakat.
“Harapan saya saat ini adalah perusahaan. Semoga PKT dan anak perusahaannya mau membantu para tenaga pengajar pesisir,” tandasnya.

