

SAMARINDA : Ketua DPRD Kota Samarinda Sugiyono, menyatakan harapannya agar partai politik (parpol) dapat berpartisipasi aktif dalam meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilu 2024, yang akan digelar pada 14 Februari 2024 mendatang.
Hal tersebut disampaikan Sugiyono pada acara Kirab Pemilu 2024, yang digelar di Museum Samarinda, Minggu (2/4/2023).
Menurut politisi PDIP itu, partisipasi pemilih pada pemilu 2019 yang lalu, Kota Samarinda masih tergolong rendah, yakni sebesar 51,84 persen. Dari angka tersebut, 48,16 persen di antaranya merupakan pemilih golongan putih (golput).
Oleh karena itu, Sugiyono mengajak parpol untuk berperan aktif dalam meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilu 2024.
“Pemilu ini, bukan hanya kewajiban KPU saja, tapi semua elemen masyarakat dan juga partai politik wajib mensukseskan pemilu 2024,” ungkap Sugiyono kepada awak media.
Sugiyono juga menambahkan partisipasi pemilih yang rendah dapat berdampak pada legitimasi pemerintahan yang terpilih nantinya. Sebab, jika pemilih rendah, maka bisa saja terjadi ketegangan antara kehendak masyarakat dan kebijakan pemerintah.
Ia menekankan pemilu adalah hak dan kewajiban setiap warga negara untuk menentukan arah masa depan bangsa.
Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat agar dapat menghindari praktik politik uang yang sering terjadi saat pemilihan umum. Menurutnya pemilihan harus dilakukan berdasarkan penilaian yang objektif atas kinerja dan program yang ditawarkan oleh masing-masing calon.
Sugiyono juga mengajak para pemilih untuk terus meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tentang demokrasi dan kebijakan publik. Hal ini penting agar masyarakat dapat membuat keputusan yang tepat dalam memilih pemimpin yang akan mewakili kepentingan mereka di lembaga legislatif dan eksekutif.
“Diharapkan partisipasi pemilih pada Pemilu 2024 semakin tinggi,”tandasnya.

