SAMARINDA: Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika (LPN) Kelas IIA Samarinda, Hidayat, melaporkan penggagalan upaya penyelundupan narkoba jenis ganja pada titipan makanan bagi warga binaan.
Pada Kamis, (28/12/2023), pukul 11:10 WITA, petugas penitipan barang melakukan pemeriksaan standar terhadap bungkusan makanan yang dititipkan oleh pengunjung Alpiansyah (32) untuk warga binaan Bobby.
Dalam proses pemeriksaan, petugas menemukan daun kering pada tumpukan tumis kangkung yang mencurigakan.
Menanggapi Hal tersebut Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Kalimantan Timur (Kaltim) Gun Gun Gunawan gerak cepat mengunjungi Lapas Narkotika untuk melakukan tindak lanjut terhadap kejadian tersebut.
Kakanwil melakukan koordinasi dengan pihak Lapas Narkotika dan juga pihak Kepolisian sehingga permasalahan dapat terselesaikan dengan terukur.
Terkait penemuan, petugas dengan teliti memisahkan dan mengamankan daun kering tersebut, kemudian melaporkan kejadian kepada atasan.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLp) dan Kepala Seksi (Kasi) Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) melakukan pemeriksaan dan pengamanan awal, dilanjutkan dengan laporan kepada Kalapas.
Langkah tindak lanjut termasuk pelaporan kegiatan kepada Kepala Divisi Pemasyatakatan (Kadivpas) dan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) serta melaporkan kejadian kepada Kasat Narkoba Polresta Samarinda oleh Kalapas.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda, Hidayat, menyampaikan laporan ini sebagai bentuk transparansi dan koordinasi dengan pihak terkait.
“Kejadian tersebut berhasil ditangani dengan aman dan lancar, menegaskan komitmen Lapas Narkotika Samarinda dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” ujarnya.
Lebih lanjut, Gun Gun Gunawan berikan apresiasi yang tinggi terhadap jajaran Lapas Narkotika Samarinda atas upaya nya dalam mencegah masuknya narkotika jenis ganja ke dalam lembaga tersebut.
“Terimakasih untuk seluruh jajaran LPN Samarinda untuk selalu menjaga komitmen bersama atas temuan ganja di barang titipan kunjungan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kehati-hatian menjelang tahun baru, mengingat potensi peningkatan kasus penyelundupan narkotika pada periode tersebut.
“Tetap waspada, terlebih saat ini menjelang tahun baru,” tutupnya. (*)

