SAMARINDA : Wali Kota Samarinda Andi Harun memiliki keinginan untuk memakmurkan masjid yang ada di daerah tersebut.
Ia berharap agar masjid tidak sekadar menjadi tempat ibadah. Namun, keberadaannya dapat menjawab beragam problematika sosial. Salah satunya dalam pengentasan kemiskinan yang memang membutuhkan perhatian seluruh elemen masyarakat.
“Saldo masjid kita gerakkan bersama Kemenag menjadi penggerak pengentasan kemiskinan, khususnya bagi warga di lingkungan masjid,” ujarnya dalam Gebyar Samarinda Berzakat dan Buka Puasa Bersama di Gor Segiri Samarinda, Selasa, 25 Maret 2025.
Ia menceritakan, ada salah satu masjid yang sempat kunjunginya memiliki saldo sebesar Rp400 juta. Duit sebanyak itu terkumpul dalam kurun waktu 2-3 tahun. Andi menilai, dengan saldo sebanyak itu, maka infak dari para jemaah maupun donatur sudah mengendap di sana.
“Saya sampaikan ke pengurus masjid, hati-hati infak kalian simpan dana itu bertahun-tahun. Padahal pengurus punya kewajiban menyalurkan. Tidak disampaikan amanah orang, itu berpotensi menjadi dosa,” tegasnya.
Menurutnya, jika hal tersebut dibudayakan, maka efek dapat mengurangi kepercayaan umat Islam kepada pengurus masjid.
“Rasanya di Samarinda tidak ada RT yang tidak ada masjidnya. Jangan sampai saldo masjid habis untuk ngamplopin penceramah, tapi kurang bermanfaat bagi yang lain,” ucapnya seraya bercanda.
Dalam kesempatan itu, Andi Harun juga mengharapkan inovasi dari Baznas untuk membuat kartu anggota bagi ASN maupun nonASN.
“Sehingga penyaluran zakat fitrah kita utamakan di lembaga Baznas. Baznas buat inovasi kita siap bantu, ada kominfo agar efektif,” tuturnya.
Wali Kota Andi Harun meyakini, zakat, infak dan sedekah akan menjadi pendorong pengentasan kemiskinan. Ia pun mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membuat pola dan perumusan agar orang gemar berinfak kepada Baznas. Untuk realisasinya dapat dijalankan setelah Lebaran 1446 Hijriah/2025 M.
“Karena masyarakat percaya harta yang diinfakkan kepada Baznas memberikan kebaikan dan kebermanfataan bagi umat manusia,” yakinnya.
Sementara itu, Gebyar Samarinda Berzakat dan Buka Puasa Bersama dirangkai dengan salat Magrib berjemaah. Andi Harun berkesempatan memimpin salat Magrib yang dihadiri sejumlah perangkat daerah di lingkup Pemkot Samarinda.

