Close Menu
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Copyright PT Media Narasi Indonesia
anggota Jaringan Media Siber Indonesia

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pemprov Kaltim Tetapkan 4 Prioritas Utama Pembangunan dalam RKPD 2027

Akademisi Unmul Soroti Rencana Penghapusan Prodi oleh Kemendiktisaintek, Minta Kajian Komprehensif

Hetifah Sjaifudian: Gratispol Bukti Kaltim Serius Bangun SDM, Tapi Pendidikan Dasar Menengah Tak Boleh Terabaikan

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Contact
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Narasi.coNarasi.co
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Narasi.coNarasi.co
You are at:Home » Gubernur Kaltim: Pembangunan Inklusif Tidak Boleh Tinggalkan Masyarakat Dayak
Diskominfo Kaltim

Gubernur Kaltim: Pembangunan Inklusif Tidak Boleh Tinggalkan Masyarakat Dayak
Telah dibaca : 896 Kali.

R'Sya RahmadinaBy R'Sya Rahmadina20 Mei 2025Updated:11 Juli 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Telegram Email WhatsApp Threads Copy Link
Teks: Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud, menjadi narasumber dalam Seminar Nasional Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (ICDN) serta pelantikan Dewan Pengurus Nasional ICDN Periode 2025–2030 di Ballroom Hotel Mercure Pontianak, Senin, 19 Mei 2025.
Share
Facebook Twitter WhatsApp Email Telegram Copy Link

PONTIANAK: Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, mengajak seluruh masyarakat Dayak di Tanah Borneo untuk bergandengan tangan membangun Indonesia dan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Kalimantan harus bersama-sama, bergandeng tangan. Masyarakat Dayak bukan hanya turut serta, tapi harus ikut menentukan masa depan bangsa,” ujar Rudy saat menjadi narasumber dalam Seminar Nasional Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (ICDN) serta pelantikan Dewan Pengurus Nasional ICDN Periode 2025–2030 di Ballroom Hotel Mercure Pontianak, Senin, 19 Mei 2025.

Dalam sambutannya, Gubernur yang akrab disapa Harum ini menyoroti potensi besar Borneo sebagai peluang strategis yang harus dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat Kalimantan, terutama warga Dayak.

“Kita harus kompak membangun Tanah Borneo agar semakin maju dan berakselerasi,” ujarnya.

Ia juga menyinggung tingginya angka kemiskinan di Kaltim, yakni 5,7 persen, meskipun provinsi ini kaya akan sumber daya alam.

Menanggapi kondisi tersebut, Rudy memaparkan program unggulan Gratispol, yakni pendidikan gratis mulai dari SMA hingga S3, termasuk bantuan seragam sekolah.

“Makanya kita buat Program Gratispol. Bukan hanya gratis biaya pendidikan dari SMA, S1 hingga S3, tapi gratis juga seragam sekolahnya. Saya harap semua provinsi di Kalimantan segera berakselerasi,” harapnya.

Mengusung tema “Empowering the Generation, No Dayak Left Behind”, seminar nasional ini menggarisbawahi pentingnya pembangunan yang inklusif, adil, dan berpihak kepada masyarakat adat.

“Kita ingin melihat generasi muda Dayak bangkit, percaya diri dan berdaya saing. Kita ingin memastikan bahwa tidak ada satu pun anak Dayak yang tertinggal dalam pendidikan, teknologi, kesehatan atau akses terhadap sumber daya pembangunan,” tegasnya.

Ia juga berharap ICDN dapat memainkan peran strategis dalam mendampingi pemerintah menyusun kebijakan yang inklusif, terutama di tengah percepatan pembangunan IKN.

Peran cendekiawan lokal, menurutnya, sangat penting agar transformasi Kalimantan tetap selaras dengan nilai-nilai sejarah dan jati diri masyarakat adat.

“Mari kita bangun Kalimantan dari pinggiran, dengan semangat persaudaraan dan cinta pada tanah leluhur,” serunya.

Ketua terpilih DPN ICDN 2025–2030, Willy Midol Yoseph, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Rudy Mas’ud.

“Namanya sampai tadi malam belum muncul, tapi sekali muncul, yang lain tenggelam. Komitmen beliau untuk warga Dayak sangat luar biasa,” pujinya.

Sementara itu, moderator seminar Prof. Adri Patton turut memuji perjuangan Rudy yang berupaya membuka konektivitas wilayah pedalaman melalui proyek jalan perbatasan antara Mahakam Ulu (Kaltim) dan Malinau (Kaltara), yang juga akan menghubungkan Kalbar dan Kalteng.

“Ini penghubung Kalimantan yang sangat strategis. Beri aplaus meriah untuk Pak Gubernur,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, mantan Gubernur Kalbar dan Anggota DPR RI, Cornelis, menyoroti marjinalisasi masyarakat Dayak meski mereka telah mendiami Borneo selama lebih dari 40.000 tahun.

“Dayak bukan baru datang dari Indo China. Kita bukan pendatang. Kita sudah di Borneo 40.000 tahun lalu. Tapi kita dapat apa? Kita tidak dapat apa-apa. Yang dapat apa-apa orang lain di Jawa,” keluhnya.

Ia juga mengingatkan bahwa meskipun jumlah masyarakat Dayak kecil, hal itu bukan penghalang untuk menjadi kuat.

“Walaupun jumlah kita sedikit tidak apa-apa. Yang penting cerdas dan pintar, seperti George Soros. Sedikit tapi menguasai dunia. Para cendekiawan ini otaknya dipakai, jangan hanya bisa seminar,” kritiknya.

Acara ini turut dihadiri Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, President of Borneo Dayak Forum Datuk Seri Panglima Jeffrey G. Kitingan, cendekiawan Dayak asal Kaltim seperti Adri Patton dan Frederick Bid, serta Gubernur Kalbar Ria Norsan yang memimpin pelantikan DPN ICDN periode 2025–2030. (Adv/Diskominfokaltim)

Editor : Emmi

Dayak ICDN IKN Rudy Masud
Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Threads Copy Link
Previous ArticleWagub Seno Aji: Harkitnas Momentum Tingkatkan Semangat Melayani dan Membangun Kaltim
Telah dibaca : 851 Kali.
Next Article Agusriansyah Sebut Harkitnas 2025 Momentum Perkuat Karakter Bangsa
Telah dibaca : 779 Kali.
R'Sya Rahmadina

Related Posts

DPRD Kaltim Kritik Pembatasan Usulan RKPD 2027, Hasanuddin: Aspirasi Masyarakat Jangan Dibatasi
Telah dibaca : 635 Kali.

30 April 2026

Meski PAD Meningkat, Pendapatan Kaltim Diproyeksi Turun ke Rp11,7 Triliun pada 2027
Telah dibaca : 638 Kali.

30 April 2026

Hadapi Bonus Demografi 2030, Pemprov Kaltim Fokus Perkuat SDM dan Infrastruktur
Telah dibaca : 639 Kali.

30 April 2026

Comments are closed.

@narasi.co
BERITA TERBARU

Pemprov Kaltim Tetapkan 4 Prioritas Utama Pembangunan dalam RKPD 2027
Telah dibaca : 601 Kali.

Akademisi Unmul Soroti Rencana Penghapusan Prodi oleh Kemendiktisaintek, Minta Kajian Komprehensif
Telah dibaca : 645 Kali.

Hetifah Sjaifudian: Gratispol Bukti Kaltim Serius Bangun SDM, Tapi Pendidikan Dasar Menengah Tak Boleh Terabaikan
Telah dibaca : 637 Kali.

Sri Wahyuni Kembali Pimpin KORPRI Kaltim Secara Aklamasi
Telah dibaca : 638 Kali.

DPRD Kaltim Kritik Pembatasan Usulan RKPD 2027, Hasanuddin: Aspirasi Masyarakat Jangan Dibatasi
Telah dibaca : 635 Kali.

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Pinterest
Don't Miss
Pemprov Kaltim Tetapkan 4 Prioritas Utama Pembangunan dalam RKPD 2027
Telah dibaca : 601 Kali.
Akademisi Unmul Soroti Rencana Penghapusan Prodi oleh Kemendiktisaintek, Minta Kajian Komprehensif
Telah dibaca : 645 Kali.
Hetifah Sjaifudian: Gratispol Bukti Kaltim Serius Bangun SDM, Tapi Pendidikan Dasar Menengah Tak Boleh Terabaikan
Telah dibaca : 637 Kali.
Sri Wahyuni Kembali Pimpin KORPRI Kaltim Secara Aklamasi
Telah dibaca : 638 Kali.
Demo
Top Posts

Pengaruh Media Massa Terhadap Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.247 Kali.

8 Maret 20233,833 Views

Pemprov Kaltim Siap Masukkan Mahasiswa UT Samarinda dalam Skema Bantuan Pendidikan Gratispol
Telah dibaca : 5.737 Kali.

2 Juli 20253,465 Views

Peran Pendidikan dalam Mewujudkan Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.916 Kali.

8 Maret 20233,362 Views

Tertarik Berinvestasi di Kaltim, Pengusaha Tiongkok Butuh Lahan 1.000 Hektare
Telah dibaca : 1.009 Kali.

20 Juni 20243,319 Views
Don't Miss
Kaltim 30 April 2026

Pemprov Kaltim Tetapkan 4 Prioritas Utama Pembangunan dalam RKPD 2027
Telah dibaca : 601 Kali.

SAMARINDA: Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalimantan Timur (Kaltim), Sri Wahyuni, menegaskan pemerintah provinsi telah menetapkan…

Akademisi Unmul Soroti Rencana Penghapusan Prodi oleh Kemendiktisaintek, Minta Kajian Komprehensif
Telah dibaca : 645 Kali.

Hetifah Sjaifudian: Gratispol Bukti Kaltim Serius Bangun SDM, Tapi Pendidikan Dasar Menengah Tak Boleh Terabaikan
Telah dibaca : 637 Kali.

Sri Wahyuni Kembali Pimpin KORPRI Kaltim Secara Aklamasi
Telah dibaca : 638 Kali.

Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
© 2026 Narasi.co | PT. Media Narasi Indonesia - Anggota Jaringan Media Siber Indonesia.
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.