JAKARTA: Anugerah Jurnalistik Adinegoro (AJA) 2025 mencatat rekor partisipasi tertinggi dalam lima tahun terakhir dengan total 749 karya jurnalistik dari berbagai media di Indonesia.
Meski jumlah karya yang masuk melonjak signifikan, dewan juri tetap menetapkan lima karya terbaik sebagai penerima Anugerah Adinegoro 2025.
Penetapan tersebut diputuskan dalam sidang dewan juri yang berlangsung di Jakarta pada 7–9 Januari 2026.
Lima karya terpilih masing-masing mewakili kategori media cetak, media siber, fotografi jurnalistik, karya audio, dan karya video.
“Pengumuman nama pemenang akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan, sementara penyerahan anugerah dijadwalkan pada acara puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Serang, Banten, pada 9 Februari 2026,” kata Direktur Anugerah Adinegoro, Maria D Andriana di Jakarta, Jumat, 9 Januari 2026.
Sidang penjurian melibatkan praktisi dan tokoh pers nasional yang terbagi dalam lima kategori. Untuk kategori media cetak, dewan juri terdiri dari Asro Kamal Rokan, Petty S. Fatimah, dan Syamsudin Hadi Sutarto. Kategori audio dinilai oleh Rosarita Niken Widiastuti, M. Rafiq, dan Latief Siregar.
Sementara itu, kategori media siber dinilai oleh Ahmed Kurnia, Priyambodo RH, Elin Yunita, Makali Kumar, dan Teguh Santosa.
Kategori foto jurnalistik dijuri oleh Oscar Motuloh, Melly Riana Sari, dan Tagor Siagian, sedangkan kategori video dinilai oleh Tjandra Wibowo, Agung Darmajaya, dan Aryo Ardi.
Selain menetapkan lima pemenang utama, dewan juri juga memilih tiga karya unggulan pada masing-masing kategori sebagai bentuk apresiasi terhadap kualitas karya jurnalistik yang dinilai menonjol.
Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2025 diselenggarakan oleh Panitia Pelaksana Hari Pers Nasional 2026 dan terbuka untuk lima kategori lomba.
Tahun ini, panitia menetapkan tema demokrasi, korupsi, ketahanan pangan, energi, dan lingkungan, yang dinilai relevan dengan dinamika nasional sepanjang 2025.
Dari sisi apresiasi, para penerima Anugerah Adinegoro 2025 akan memperoleh trofi tetap AJA, piagam penghargaan, serta hadiah uang tunai sebesar Rp50 juta.
Sementara itu, 10 karya unggulan akan menerima piagam dan total hadiah sebesar Rp25 juta.
Ketua Panitia Pelaksana HPN 2026 Zulmansyah Sekedang menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi wartawan dari seluruh Indonesia.
“Kami sangat bersyukur dengan semangat dan antusiasme luar biasa wartawan seIndonesia mengikuti kompetisi Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2025,” ungkapnya.
Meski demikian, dewan juri mencatat masih terdapat ketimpangan kualitas antara karya jurnalistik dari media pusat dan daerah.
Namun secara umum, sebagian besar karya dinilai memiliki kualitas jurnalistik yang baik dan mencerminkan isu-isu strategis nasional sepanjang 2025.

