SAMARINDA: Wali Kota Samarinda Andi Harun berencana akan menerapkan kebijakan penghentian sementara aktivitas jual beli di Pasar Pagi selama 15 menit sebelum waktu salat Dzuhur dan Asar.
Instruksi tersebut rencananya diberlakukan usai Ramadan, bertepatan dengan peresmian revitalisasi Pasar Pagi yang baru.
“Saat peresmian Pasar Pagi, saya akan instruksikan 15 menit sebelum waktu salat Dzuhur dan Asar, pedagang tutup sementara dan semuanya beribadah ke Masjid Raya,” ujar Andi Harun, Jumat 13 Februari 2026.
Tak hanya itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda juga merencanakan pengoneksian sistem pengeras suara adzan dari Masjid Raya Darussalam ke area Pasar Pagi. Dengan sistem tersebut, panggilan salat diharapkan dapat terdengar jelas di seluruh kawasan pasar.
“Supaya adzan dari Masjid Raya bisa langsung terdengar di Pasar Pagi,” tambahnya.
Andi Harun menyampaikan, kebijakan tersebut sejalan dengan rampungnya renovasi Masjid Raya Darussalam yang berada di kawasan Pasar Pagi. Ia mengaku bersyukur karena proyek revitalisasi masjid telah selesai dengan kualitas pekerjaan yang dinilai baik.
“Alhamdulillah, akhirnya pekerjaan renovasi Masjid Raya Darussalam selesai. Dengan kualitas yang kita lihat pekerjaannya sangat bagus,” katanya.
Ia meyakini, dengan selesainya renovasi, Masjid Raya Darussalam yang menelan anggaran sekitar Rp24 Miliar akan semakin berperan sebagai pusat kegiatan ibadah, kajian keilmuan, serta aktivitas sosial masyarakat.
Letaknya yang strategis di jantung kota, ditambah nilai historis yang melekat, menjadikan masjid tersebut sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas Samarinda.
“Oleh sebab itu, kita terus jaga, makmurkan, dan terus kembangkan Masjid Raya ini. Semoga umat makin giat beribadah,” ujarnya.
Andi Harun berharap penguatan nilai keagamaan di ruang publik dapat berjalan beriringan dengan pembangunan fisik kota. Menurutnya, semangat beribadah dan menjaga persatuan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Samarinda yang harmonis dan penuh berkah.
“Insya Allah kalau umat beragama di Samarinda giat beribadah dan kita jaga persatuan, negeri ini akan terus menjadi kota yang penuh barokah,” pungkasnya.

