SAMARINDA: Aktivitas pelayanan di Samsat Induk Samarinda kembali meningkat pasca libur Idulfitri, seiring masyarakat yang mulai kembali mengurus administrasi kendaraan bermotor.
Pelaksana Layanan Operasional (PLO) Samsat Induk Samarinda, Adriani, mengatakan lonjakan mulai terlihat sejak hari pertama masuk kerja setelah masa cuti bersama berakhir.
“Pasca Lebaran ini mulai ramai lagi, ada peningkatan masyarakat yang datang mengurus,” ujarnya saat diwawancarai di Samsat Kota Samarinda, Jalan Wahid Hasyim, Kamis, 26 Maret 2026.
Ia menjelaskan selama periode Ramadan hingga menjelang Lebaran pelayanan tetap berjalan dengan sejumlah penyesuaian, termasuk pembukaan layanan di Pasar Ramadan Segiri melalui mobil Samsat keliling.
Namun layanan sempat dihentikan sekitar empat hari sebelum Lebaran dan kembali dibuka normal setelah masa cuti selesai.
“Kita buka lagi sejak hari pertama masuk kerja dari kemarin. Sekarang sudah kembali normal,” jelasnya.
Adriani menyebut dalam satu bulan jumlah layanan untuk kendaraan roda dua (R2) mencapai sekitar 1.200 unit, sementara roda empat (R4) sekitar 1.000 unit.
Dari berbagai jenis layanan, proses balik nama kendaraan masih menjadi yang paling dominan dilakukan masyarakat.
“Rata-rata tiap hari ada sekitar 15 pengurusan balik nama, kebanyakan karena masyarakat membeli kendaraan bekas,” katanya.
Ia mengungkapkan masih banyak masyarakat yang belum melakukan balik nama setelah membeli kendaraan bekas, yang berpotensi menimbulkan masalah di kemudian hari.
Menurutnya sistem saat ini sudah terintegrasi dengan data kepolisian berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK), sehingga pemilik lama masih bisa menerima surat tilang atau pemberitahuan jika kendaraan belum dibalik nama.
“Sering terjadi kendaraan sudah dijual, tapi tilang masih dikirim ke pemilik lama. Makanya balik nama itu penting,” tegasnya.
Selain layanan langsung di kantor, Samsat juga menyediakan layanan digital melalui e-Samsat yang dapat diakses melalui berbagai platform seperti Tokopedia, Indomaret, dan kantor pos.
Adriani menambahkan penggunaan layanan digital juga mengalami peningkatan karena dinilai lebih praktis.
“Kalau lewat online, masyarakat tinggal bayar dan cetak di sini. Itu cukup membantu,” ujarnya.
Adapun jam operasional Samsat Induk Samarinda saat ini tetap normal, yakni mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WITA tanpa perubahan pasca libur Lebaran.

