
BONTANG: Penguatan sektor pariwisata di Kota Bontang dinilai tidak cukup hanya mengandalkan destinasi wisata.
Penataan pelaku usaha, termasuk pemandu wisata atau tour guide, juga dianggap menjadi faktor penting dalam membangun industri pariwisata yang lebih profesional.
Ketua DPRD Kota Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam mengatakan, legalitas usaha bagi tour guide perlu menjadi perhatian bersama agar pengelolaan sektor wisata berjalan lebih tertib dan terarah.
Menurutnya, keberadaan izin resmi akan memudahkan pemerintah melakukan pembinaan sekaligus mendata pelaku usaha yang aktif di bidang pariwisata.
“Legalitas ini penting karena menyangkut penataan pelaku usaha wisata. Dengan data yang jelas, pemerintah juga lebih mudah melakukan pembinaan dan pengembangan,” ujarnya, saat ditemui di Berbas Pantai, Sabtu, 9 Mei 2026.
Ia menilai sektor pariwisata Bontang memiliki peluang berkembang cukup besar seiring meningkatnya kunjungan ke sejumlah destinasi unggulan daerah.
Karena itu, kesiapan sumber daya manusia di bidang pariwisata, termasuk tour guide, dinilai perlu diperkuat agar pelayanan kepada wisatawan semakin baik.
Andi Faiz menyebut legalitas usaha bukan hanya berdampak terhadap aspek administrasi, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku wisata untuk berkembang lebih profesional.
Menurutnya, pelaku usaha yang memiliki izin resmi akan lebih mudah mengakses berbagai program pemerintah, seperti pelatihan peningkatan kapasitas maupun dukungan pembiayaan usaha.
“Kalau sudah memiliki izin, tentu peluang untuk berkembang lebih terbuka. Pelaku usaha juga bisa mendapatkan akses pembinaan dan program pengembangan dari pemerintah,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan pelaku wisata dalam mendukung potensi destinasi yang dimiliki Kota Bontang, seperti Pulau Beras Basah, Bontang Kuala, hingga kawasan wisata mangrove.
Menurutnya, pengembangan destinasi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan wisata agar mampu meningkatkan daya tarik daerah.
“Potensi wisatanya sudah ada, tinggal bagaimana pengelola dan pelaku usahanya juga dipersiapkan dengan baik supaya pariwisata kita bisa berkembang lebih maksimal,” jelasnya.
Ia juga berharap dinas terkait khususnya Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Bontang terus mendorong para pelaku usaha wisata untuk segera mengurus legalitas usaha.
Ia menyebut legalitas menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata, sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan daerah.
“Izin usaha bukan hanya untuk administrasi, tetapi juga penting untuk pendataan, peningkatan kompetensi pelaku usaha, hingga kontribusi terhadap daerah melalui retribusi,” tutupnya. (Adv)

