SAMARINDA: Harga kebutuhan pokok jelang Iduladha, di Pasar Segiri terpantau relatif stabil. Bahkan beberapa komoditas seperti ikan laut mulai mengalami penurunan harga setelah sempat melonjak pasca tahun baru.
Pedagang pasar, Rosdiana dalam keterangannya menjelaskan, harga ikan layang saat ini berada di angka Rp35 ribu per kilogram.
Di tengah mulai stabilnya harga ikan, pedagang justru mengeluhkan kenaikan harga plastik kemasan yang dinilai cukup memberatkan biaya operasional.
Bicara tentang harga ikan menurut Rosdiana, ikan layang menjadi acuan utama harga ikan laut lainnya di pasar.
“Ikan layang sekarang Rp35 ribu sekilo. Kalau harga layang naik, biasanya semua ikan ikut naik,” ujarnya di lapak jualan ikannya, Kamis, 21 Mei 2026.
Ia menyebut, beberapa waktu lalu harga ikan layang sempat menyentuh Rp40 ribu hingga Rp45 ribu per kilogram dan dijual ke konsumen hingga Rp50 ribu per kilogram. Namun, dalam sepekan terakhir harga mulai turun ke kondisi normal.
Selain ikan layang, harga cumi-cumi juga mengalami penurunan dari Rp65 ribu menjadi Rp60 ribu per kilogram. Sementara harga udang masih stabil di kisaran Rp120 ribu hingga Rp130 ribu per kilogram tergantung ukuran.
Rosdiana memperkirakan, harga ikan kembali berpotensi naik mendekati hari raya Iduladha.
“Biasanya kalau mau lebaran naik lagi. Layang bisa sampai Rp45 ribu,” katanya.
Di tengah mulai stabilnya harga ikan, pedagang justru mengeluhkan kenaikan harga plastik kemasan yang dinilai cukup memberatkan biaya operasional.
Rosdiana mengaku biaya penggunaan plastik dagangannya kini melonjak hampir dua kali lipat.
“Kalau dulu sehari paling habis Rp50 ribu sampai Rp60 ribu untuk plastik. Sekarang bisa lebih Rp100 ribu,” ungkapnya.
Keluhan serupa disampaikan pedagang plastik di Pasar Segiri, Haji Basri. Ia mengatakan harga plastik dalam jumlah besar mengalami kenaikan signifikan.
“Yang biasanya satu karung Rp800 ribu sekarang sudah lebih dari Rp1 juta,” ujarnya.
Untuk penjualan eceran, harga plastik yang sebelumnya Rp10 ribu kini naik menjadi Rp16 ribu per bungkus.
Meski stok masih aman, kenaikan harga membuat daya beli masyarakat menurun.
“Pembeli sekarang banyak mengurangi belanja, jadi omzet juga turun,” katanya.
Sementara itu, pedagang telur bernama Alvin memastikan stok telur ayam dan telur bebek masih aman menjelang Iduladha. Pasokan telur didatangkan dari Sulawesi.
“Harga telur ayam sekitar Rp50 ribu sampai Rp55 ribu, telur bebek Rp80 ribu,” jelasnya.
Pedagang ikan kering, Ajis, juga menyebut stok ikan asin dan ikan teri masih aman meski harga beberapa jenis mulai naik.
“Ikan teri naik dari Rp80 ribu ke Rp90 ribu. Tapi stok aman dari Tanah Hulu, Banjar, Berau, sama Balikpapan,” katanya.
Berdasarkan data Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (DPPKUKM) Kalimantan Timur di Pasar Segiri, harga daging sapi segar kini berada di kisaran Rp165 ribu hingga Rp170 ribu per kilogram atau naik sekitar Rp10 ribu dibanding sebelumnya.
Sementara harga cabai rawit tercatat Rp63 ribu hingga Rp65 ribu per kilogram, bawang merah Rp50 ribu hingga Rp52 ribu per kilogram, serta Minyakita di kisaran Rp15 ribu hingga Rp16 ribu per liter.
Meski beberapa komoditas mengalami kenaikan, pemerintah memastikan stok pangan menjelang Iduladha masih dalam kondisi aman.

