SAMARINDA: Pemadaman listrik bergilir di Kota Samarinda masih berpotensi berlangsung beberapa pekan ke depan.
PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Samarinda mengakui keterbatasan pasokan listrik belum sepenuhnya teratasi akibat gangguan pada sejumlah pembangkit.
“Dengan kondisi saat ini, keterbatasan kita kemungkinan padam dalam beberapa minggu ke depan masih akan terjadi. Karena itu, kita akan tetap melakukan percepatan dan berkoordinasi,” jelas Manajer PLN UP3 Samarinda, Adrian Sitompul saat berdialog dengan HMI Cabang Samarinda di kantor PLN UP3 Samarinda, Kamis, 29 Oktober 2026.
Adrian mengungkapkan, terdapat empat pembangkit yang mengalami gangguan atau menjalani pemeliharaan, yakni PLTGU Senipah, PLTU Indo Eka, PLTU Asam-Asam, dan PLTU Graha Power Kaltim (GPK).
Ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas pemadaman yang berdampak pada berbagai aktivitas, mulai dari kegiatan rumah tangga, pendidikan, hingga perekonomian.
“Kami sangat paham dengan adanya pemadaman ini otomatis banyak masyarakat yang dirugikan. Baik aktivitas yang tidak bisa berjalan, tidak bisa belajar, bahkan mungkin pedagang yang dagangannya rusak. Untuk itu kami memang mohon maaf,” ujarnya.
Untuk mengatasi keterbatasan pasokan, PLN menyiapkan penambahan kapasitas pembangkit melalui dua tahap dengan total sekitar 278 megawatt (MW). Tahap pertama ditargetkan sebesar 158 MW, sedangkan tahap kedua sebesar 120 MW.
Adrian menyebut tambahan pasokan sekitar 45 MW telah beroperasi di Batu Licin dan Trisakti. PLN berharap tahap pertama penambahan kapasitas dapat beroperasi pada November 2026, disusul tahap kedua pada Desember 2026.
Penambahan tersebut diharapkan dapat memperbaiki sistem pasokan listrik dan mengatasi kondisi defisit yang saat ini terjadi.
Terkait tuntutan kompensasi pelanggan, Adrian mengatakan PLN akan mengevaluasi ketentuan yang berlaku dan meneruskan persoalan tersebut kepada unit di atasnya.
“Kami patuh pada regulasi yang ada. Jika memang ada kompensasi diberikan, maka akan kami berikan,” tegasnya.

