SAMARINDA : Pandemi Covid-19 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim terpaksa harus disibukkan dengan persoalan refocusing anggaran, untuk penanganan wabah Covid-19. Namun, pihak Pemprov, tetap konsekuen melaksanakan pembangunan infrastruktur, karena pada saat kondisi pandemi turun,kondisi jalan provinsi di Samarinda sudah mantap 95 persen.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat Kalimantan Timur (Kaltim) Aji Muhammad Fitra Firnanda, mengatakan, serangan pandemi Covid-19 dua tahun terakhir tak menyurutkan komitmen Gubernur Isran Noor dan Wagub Hadi Mulyadi, untuk membangun infrastruktur bagi masyarakat Kaltim.
“Kondisi jalan provinsi di Samarinda 95 persen dalam kondisi mantap,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat, Sabtu (7/1/2022).
Sebagaimana diketahui, akibat mewabahnya virus Covid-19 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim terpaksa harus disibukkan dengan persoalan refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19.
Dikatakan, Pemprov Kaltim secara tepat dan terukur mengalokasikan dana yang ada untuk pembangunan infrastruktur di semua kabupaten dan kota yang menjadi kewenangan provinsi, termasuk pembangunan ke wilayah perbatasan dan pedalaman.
“Bukan hanya pembangunan infrastruktur di perbatasan dan pedalaman, jalan-jalan provinsi di perkotaan juga menjadi perhatian. Salah satunya jalan provinsi di ibu kota Kaltim,” tuturnya.
Selain itu, lanjut Nanda, jalan nonstatus seperti Jalan Nusyirwan Ismail (Ring Road) juga sudah dilakukan perbaikan pada sejumlah lubang hingga mulus dan nyaman dilalui para pengguna jalan.
Ia menambahkan, jalan strategis seperti Jalan Teratai (Loa Buah) juga telah dilakukan perbaikan secara permanen.
“Akses tol dari Stadion Palaran pada 2023 juga akan dimuluskan,” pungkasnya.

