anggota Jaringan Media Siber Indonesia
Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
Browsing: Diskominfo Kaltim
“Dibutuhkan kolaborasi antarsektor untuk mendorong ekonomi berkelanjutan sektor parekraf merupakan salah satu sektor yang patut diperhitungkan dalam pembangunan di Indonesia,” ujarnya.
“OPD yang tidak informatif akan kita ingatkan dan saya akan mendorong nanti semua OPD punya offline pengaduan masyarakat. Tidak hanya di provinsi, tapi per OPD. Itu akan lebih solutif karena yang tahu teknisnya adalah OPD masing-masing, sehingga nanti problem solving-nya juga bisa langsung dapat diterima,” kata Akmal.
“Kita masih kurang dari Kemendagri. Partisipasi kita cukup rendah untuk pemilu. Untuk Pilkada kita rendah. Tapi untuk Pilpres, Pileg masih tinggi,” ungkapnya di Ruang WIEK Media Center Diskominfo Kaltim usai Jumpa Pers yang diselenggarakan Diskominfo Kaltim, Selasa (19/12/2023).
“Semangat bela negara bukan hanya tanggung jawab aparat pertahanan, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kesatuan dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tegas Yuni, sapaan akrabnya.
“Jika hal ini bisa dilakukan Forum CSR, maka Pemprov Kaltim sangat mengapresiasi,” kata Yuni, sapaan akrabnya.
“Semangat bela negara adalah tugas kita bersama dalam menjaga kesatuan dan persatuan NKRI,” ucapnya dalam sambutan tertulisnya di Upacara Hari Bela Negara (HBN) Ke-75 di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Selasa (19/12/2023).
“Bela negara bukan hanya pihak militer tapi setiap orang yang melakukan aktivitas untuk mendukung keluarga masyarakat itu adalah bagian dari bela negara sesuai dengan bidangnya masing-masing,” ucapnya, Selasa (19/12/2023)
“Saat ini kita sudah modern dan teknologi bercocok tanam sudah maju. Ada pola tanam dengan cara hidroponik yang tidak memerlukan tanah atau lahan untuk media tanam,” jelas Akmal.
“Kita sudah melihat adik-adik yang berprestasi. Meski berstatus disabilitas, tetapi mereka masih bisa berkreasi dan berprestasi. Artinya, penyandang disabilitas juga bisa berkontribusi untuk membangun bangsa,” kata Yuni, sapaan akrabnya.
“Kita terus mendorong bagaimana seorang ibu atau perempuan itu betul-betul memiliki ketahanan yang baik secara mental, fisik, emosional dan spiritual karena ketahanan ibu inilah yang nantinya akan mewarnai ketahanan keluarga,” kata Yuni, sapaan akrabnya.
