anggota Jaringan Media Siber Indonesia
Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
Browsing: DPRD Bontang
BONTANG : Anggota DPRD Kota Bontang Rustam menegaskan pentingnya peran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bontang Kalimantan Timur (Kaltim) dalam menjaga integritas dan independensi selama pelaksanaan…
SAMARINDA : Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Shemmy Permata Sari mengaku sudah sangat siap memperjuangkan hak-hak rakyat serta pembangunan di Kota Bontang khususnya. Sebagai informasi,…
SAMARINDA : Ketua Sementara DPRD Kota Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam, menekankan pentingnya sinergi antara DPRD Kota Bontang dan DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) guna mewujudkan…
“Dilantik menjadi DPRD Bontang untuk kedua kalinya ini sebuah kebahagiaan tersendiri bagi saya. Saya bersyukur masih mendapat mandat dari masyarakat Kota Bontang,” ucapnya saat ditemui langsung di Rumah Jabatan Ketua DPRB Bontang usai pelantikan, Kamis (15/8/2024).
“Mari kita bekerja bersama-sama membangun Bontang yang lebih baik lagi,” ujarnya dalam sambutan.
“Kalau prioritas kebijakan umum ini, saya kira masih berfokus pada peningkatan SDM, infrastruktur dan kesehatan. Artinya semua sektor yang mandatori itu pasti kita penuhi,” ujar Andi Faizal, Senin (12/8/2024).
“Persiapan sudah 95 persen, tinggal menunggu kepastian siapa saja tamu yang hadir dari luar kota,” ucap Kepala Bagian Risalah dan Perundang-Undangan DPRD Bontang Taufiqurrahman, Rabu (14/8/2024).
“Alhamdulillah, proyek ini adalah hasil kerja keras teman-teman di pemerintah pusat dan kontraktor. Pemerintah pusat telah turun langsung untuk meninjau, dan alhamdulillah, jembatan ini bisa selesai sesuai jadwal,” ujarnya, Senin (12/8/2024).
“Setiap kali melintas di Jalan Cipto Mangunkusumo, saya tidak melihat adanya aktivitas pengerjaan yang berarti. Banyak proyek yang terlihat tidak bergerak atau bahkan macet. Salah satunya ya di Jalan Cipto Mangunkusumo ini,” ujarnya, Senin (12/8/2024).
“Stunting bukan hanya masalah pemberian gizi yang cukup setelah anak lahir, tetapi juga harus dimulai sejak sebelum menikah, saat kehamilan, dan dalam pola asuh anak. Ini semua saling berkaitan,” jelasnya.
