BONTANG : Cabai rawit memang pedas, dan menjadi bahan baku kebutuhan masyarakat, meski harganya sangat fluktuatif, Saat ini di Bontang, harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional mengalami kenaikan drastis. Harga cabai naik dari Rp 15 ribu sampai Rp 30 ribu, kini harga Rp 50 ribu per kilogram.
Berdasarkan pantauan narasi.co dari sejumlah pedagang, kenaikan tersebut dipicu faktor cuaca buruk yang berlangsung hampir dua pekan belakangan ini.
“Untuk cabai semuanya naik, dari cabe rawit, cabe keriting, sampai cabe besar,” ujar Salma, pedagang Taman Rawah Indah, Jumat (3/2/2023) siang.
Disebutkan, harga cabai keriting mengalami kenaikan dari semula harga Rp 15 ribu menjadi Rp 30 ribu per kilogram. Harga cabai kecil dari harga Rp 35 ribuan menjadi Rp 50 ribu per kilogram. Sementara harga cabai besar Rp 40 ribu per kilogram.
Salma juga mengaku, bahwa barang dagangan khusus cabai mengalami keterpaksaan stok, karena belum ada pemasok.”Ini sisa sedikit, belum ada yang antar,” tuturnya.
Kabid Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, Idhamsyah membenarkan adanya kenaikan cabai rawit di pasar tradisional Bontang. Namun kenaikan tersebut tidak lebih dari 25-30 persen.
Kendati demikian, Bontang tidak akan mengalami kekurangan stok pangan termasuk lombok, sebab kondisi sekarang belum terjadi lonjakan kebutuhan masyarakat.
“Memang ada kenaikan, tapi sekitar 25-30 persen saja. Tapi dari pantauan kami ketersediaan masih aman. Termasuk kebutuhan pokok lainnya,” tandasnya.

