SAMARINDA: Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud menegaskan pentingnya keberhasilan nyata dalam pelaksanaan Program Wiramuda Academy.
Ia menekankan bahwa program ini harus memiliki target yang terukur dan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) muda di Kaltim.
“Target minimalnya, jangan ada lulusan program ini yang menganggur. Target maksimalnya, harus jadi pekerja profesional dan pengusaha sukses,” tegas Rudy saat membuka Penyelenggaraan Wiramuda Academy 2025 di Ruang Kersik Luway, Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, Jalan Basuki Rahmat, Samarinda, Rabu, 7 Mei 2025.
Gubernur yang akrab disapa Harum ini juga berpesan agar generasi muda memiliki cita-cita yang jelas dan tidak “mengalir seperti air”.
Dalam analoginya yang disampaikan ringan dan jenaka, Harum mengingatkan bahwa air yang mengalir tanpa arah bisa membawa dampak negatif tergantung ke mana ia menuju.
“Ketika air mengalir ke sungai, maka keruhlah air itu. Kalau mengalir ke laut, maka asinlah air itu. Yang repot, kalau air mengalir ke comberan, ke tempat kotor, maka kotorlah air itu,” terangnya seraya bercanda.
Atas nama Pemerintah Provinsi, Harum menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara dan meminta agar Program Wiramuda Academy terus dievaluasi dan diperbaiki agar semakin efektif.
“Semoga Wiramuda Academy memberikan manfaat besar dalam meningkatkan kualitas SDM kita,” ujar politisi Partai Golkar tersebut.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, Rahmat Ramadhan, menjelaskan bahwa Wiramuda Academy merupakan program pelatihan yang dirancang khusus bagi calon lulusan SMK untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja dan industri.
“Program Wiramuda Academy dilaksanakan dalam bentuk pelatihan persiapan kerja bagi peserta didik SMK tingkat akhir dan pelatihan digital marketing untuk peserta didik kelas XI,” jelasnya.
Adapun total peserta kedua pelatihan dalam program Wiramuda Academy 2025 sebanyak 50 ribu orang, terdiri dari peserta didik SMK se-Kaltim.
Pelatihan persiapan kerja untuk peserta didik
SMK tingkat akhir diikuti langsung 80 peserta, 1.000 orang via zoom dan 23.940 via channel youtube Disdikbud Kaltim.
Sementara pelatihan digital marketing untuk peserta didik kelas XI diikuti langsung 100 orang, via zoom 1000 orang serta via channel youtube sebanyak 23.900 orang.
Tampak hadir, Ketua Dewan Pendidikan Kaltim Ajrin, para kepala cabang dan pengawas Disdik Kaltim, kepala SMK se-Kaltim, pimpinan PT Ludeco Bulder Perlente dan PT Shippindo Logistik Berjaya.

