SAMARINDA : Kaltim berhasil mencatat prestasi cemerlang dalam dunia investasi.
Realisasi investasi pada Triwulan II tahun 2023 menembus angka fantastis sebesar Rp15,54 triliun.
Capaian ini menjadi sorotan karena mengalami peningkatan signifikan sebesar 0,79 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala Bidang Pengendalian Pelaksanaan DPMPTSP Kaltim, Surya Saputra, berbagi pandangannya terkait pencapaian gemilang ini.
Dalam upaya mencapai target investasi tahunan yang mencapai Rp64,5 triliun, Surya menegaskan bahwa realisasi investasi Kaltim pada Triwulan II baru mencapai 48,01 persen dari target tersebut.
Kontribusi dari beragam sektor turut memainkan peran penting dalam prestasi ini.
Dalam penjabarannya, Surya mengungkapkan bahwa sektor penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA) berkontribusi signifikan.
“Penanaman modal dalam negeri berhasil mencapai Rp10,99 triliun melalui 3.681 proyek, sementara penanaman modal asing mencapai US$307,41 juta atau sekitar Rp4,54 triliun melalui 473 proyek,” ungkap Surya.
Tak ketinggalan, sektor yang memberikan kontribusi terbesar adalah PMDN, dengan subsektor Industri Kimia Dasar, Barang Kimia, dan Farmasi memimpin dengan investasi mencapai Rp3,92 triliun.
Namun demikian, sektor pertambangan, tanaman pangan, perkebunan, dan peternakan juga tak luput berperan dalam kesuksesan ini.
Surya menambahkan, lebih dari 21 subsektor berkontribusi pada nilai investasi PMDN.
“Selain itu, sektor pertambangan juga menjadi penyumbang terbesar dalam investasi PMA, dengan investasi tambahan sekitar Rp1,72 triliun,” ucapnya.
Prestasi ini juga melibatkan subsektor Industri Logam Dasar, Barang Logam, Bukan Mesin, dan Peralatannya yang memberikan kontribusi sebesar 18,93 persen, serta subsektor Tanaman Pangan, Perkebunan, dan Peternakan yang memberikan kontribusi sebesar 11,96 persen. Total 19 subsektor terlibat dalam pencapaian gemilang investasi PMA pada Triwulan II 2023.
Pencapaian luar biasa ini memberi optimisme akan pertumbuhan ekonomi Kaltim di masa yang akan datang.
Surya dengan tegas menyatakan komitmennya, pihaknya terus berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi di Kaltim, baik dari dalam maupun luar negeri.
Keberhasilan ini bukan hanya sukses bagi Kaltim, tetapi juga merupakan tonggak baru dalam peta ekonomi nasional. (*)

