SAMARINDA: Ketua Kamar Dagang Industri Indonesia (Kadin) Samarinda Muhammad Ridwan menegaskan pentingnya pelibatan Kadin dalam setiap kebijakan pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi dan tata ruang.

Hal itu disampaikannya dalam Musyawarah Kota (Mukota) VII Kadin Samarinda, yang mengusung tema “Sinergi Kadin, UMKM serta Pemerintah Menuju Samarinda sebagai Pusat Kota Peradaban”, di Hotel Ibis Samarinda, Sabtu, 2 Mei 2026.
Ridwan menyebut, Kadin merupakan wadah seluruh asosiasi dan pelaku usaha lintas sektor, sehingga memiliki posisi strategis dalam memberikan masukan terhadap kebijakan daerah.
“Kadin ini tempat berkumpulnya semua jenis usaha. Karena itu, setiap kebijakan ekonomi harus melibatkan Kadin,” ujarnya.
Ia menekankan, Kadin tidak hanya berperan sebagai mitra pemerintah, tetapi juga sebagai mitra strategis yang aktif mendorong kebijakan pro-investasi serta menjadi bagian dari solusi atas tantangan pembangunan ekonomi.
Menurutnya, Samarinda memiliki karakter ekonomi yang kuat sebagai kota jasa dan perbankan, dengan aktivitas perdagangan yang dinamis.
“Di Samarinda, bank buka jam 8, tapi nasabah sudah antre sejak jam 7. Ini menunjukkan aktivitas ekonomi kita tinggi,” katanya.
Di tengah tekanan global, termasuk kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Ridwan menilai kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi semakin penting.
“Jangan sampai pelaku usaha berjalan sendiri. Perlu kolaborasi yang kuat agar ekonomi tetap tumbuh,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perdagangan Samarinda Fachri Anshari menyampaikan apresiasi atas peran Kadin dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Ia menilai Kadin berperan penting dalam penguatan UMKM, penciptaan lapangan kerja, serta menjaga stabilitas ekonomi, termasuk pengendalian inflasi.
“Kadin menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadapi tantangan ekonomi global,” ujarnya.
Fachri menjelaskan, Kota Samarinda masih bergantung pada pasokan bahan pokok dari luar daerah yang mencapai sekitar 80 hingga 90 persen, sehingga menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pelaku usaha lokal.
“Ini peluang bagi anggota Kadin untuk masuk di sektor distribusi dan penyediaan kebutuhan pokok,” jelasnya.
Pemerintah Kota Samarinda, lanjutnya, berkomitmen mempercepat pembangunan infrastruktur dan menyederhanakan pelayanan guna menciptakan iklim investasi yang kondusif.
Mukota Kadin Samarinda diharapkan dapat melahirkan program kerja yang inovatif serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

