SAMARINDA: Menjelang masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda akan mulai melakukan pemeriksaan kelaikan terhadap moda transportasi air dan darat pada 15 Desember 2025.
Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan keselamatan penumpang selama periode lonjakan mobilitas akhir tahun.
Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu, mengatakan pemeriksaan menyasar seluruh kapal dan speed boat di sejumlah dermaga utama, termasuk Mahakam Ilir dan kawasan Sungai Kunjang.
“Mulai tanggal 15 kita lakukan cek laik operasi untuk kapal-kapal yang beroperasi. Termasuk speed boat yang melayani penumpang,” kata Manalu usai menghadiri rapat koordinasi Forkopimda terkait pengamanan Nataru di Hotel Aston Samarinda, Senin, 8 Desember 2025.
Selain transportasi air, pengecekan juga dilakukan terhadap armada bus antar kota.
Dishub Samarinda menggandeng Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) serta dinas teknis terkait untuk memastikan seluruh kendaraan memenuhi standar keselamatan.
“Kita bekerja sama dengan BPTD dan PU untuk pemeriksaan bus antarkota. Semua dicek, baik kendaraan, kelengkapan, maupun administrasi pengemudi,” jelasnya.
Untuk menunjang pelayanan mobilitas masyarakat selama libur panjang, Dishub juga menyiapkan sejumlah posko terpadu di titik strategis.
“Posko sudah kita siapkan di bandara, pelabuhan, dan posko terpadu di depan ruang jabatan Pak Gubernur, serta titik-titik lainnya,” ungkapnya.
Terkait pengaturan lalu lintas di kawasan Pasar Pagi Samarinda, Dishub masih menunggu finalisasi koordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
“Skema in-out masih menunggu pembahasan lebih lanjut. Kita juga masih menganalisa bangkitan dan tarikan perjalanan di ruas Jalan Gajah Mada,” tutur Manalu.
Dishub berharap rangkaian langkah pengamanan transportasi ini dapat memastikan arus pergerakan masyarakat selama Nataru berjalan lancar, tertib, dan aman.

