SAMARINDA: Suasana meriah mewarnai pelaksanaan kick off siaran Piala Dunia 2026 yang digelar di Gelora Kadrie Oening, Sempaja, Samarinda, Minggu, 1 Februari 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan TVRI stasiun Kalimantan Timur (Kaltim) ini menandai dimulainya rangkaian sosialisasi penayangan Piala Dunia 2026.
Kick off siaran tersebut disiarkan langsung oleh TVRI Kaltim dan berlangsung bersamaan dengan berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari olahraga pagi, hiburan musik, hingga kehadiran puluhan stan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Di sekitar kawasan stadion, masyarakat tampak menikmati suasana akhir pekan sambil mengikuti rangkaian acara yang telah disiapkan.
Kemeriahan semakin terasa di halaman Stadion Gelora Kadrie Oening.
Alunan musik dan dukungan suporter Borneo FC turut menghidupkan suasana melalui atraksi drum dan chant dukungan, menjadikan kick off siaran Piala Dunia 2026 terasa lebih dekat dengan masyarakat.
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada TVRI sebagai lembaga penyiaran publik yang dipercaya menjadi official broadcaster Piala Dunia 2026 di Indonesia.
“Hari ini kita bisa berkumpul di halaman Gelora Kadrie Oening dalam rangka kick off siaran Piala Dunia 2026 yang diselenggarakan oleh TVRI. TVRI sebagai official broadcaster, satu-satunya di Republik ini. Ini tentu bukan hal yang mudah,” ujar Seno Aji.
Menurutnya, kehadiran TVRI sebagai pemegang hak siar Piala Dunia 2026 memiliki arti strategis bagi Kaltim, terutama bagi masyarakat di wilayah pedalaman yang masih mengandalkan siaran TVRI sebagai sumber informasi dan hiburan.
“Ini sangat membanggakan bagi kami. Masih banyak daerah di Kaltim yang belum bisa menerima siaran televisi lain, tetapi bisa menerima siaran TVRI. Ini menjadi angin segar bagi masyarakat untuk bisa menikmati Piala Dunia secara gratis” katanya.
Pemerintah Provinsi Kaltim, juga berencana menyiapkan sejumlah lokasi nonton bareng (nobar) gratis selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
“Kami akan siapkan tempat-tempat nobar secara gratis. UMKM juga akan kami libatkan supaya mereka bisa berkembang, sekaligus masyarakat mendapatkan hiburan,” jelasnya.
Selain itu, Seno Aji juga menyampaikan harapannya terhadap masa depan sepak bola nasional.
Meski Tim Nasional Indonesia belum berhasil menembus Piala Dunia 2026, ia optimistis peluang tetap terbuka di masa mendatang.
“Kita tidak boleh kecewa. Dengan pengelolaan PSSI yang lebih baik, lebih transparan dan akuntabel, kami yakin ke depan Timnas Indonesia bisa bersaing di tingkat internasional dan masuk Piala Dunia,” ujarnya.
Sebagai informasi, berdasarkan data resmi FIFA, pertandingan pembuka Piala Dunia 2026 akan digelar di Stadion Azteca, Meksiko, pada 11 Juni 2026.
Sementara kegiatan di Samarinda merupakan kick off siaran, yakni peluncuran resmi program penayangan sekaligus sosialisasi kepada masyarakat bahwa TVRI akan menyiarkan rangkaian pertandingan Piala Dunia 2026.

