SAMARINDA: Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kalimantan Timur (Kaltim) mulai mematangkan persiapan Musyawarah Wilayah (Muswil) yang dijadwalkan berlangsung pada 26 April 2026.
Fokus utama dalam agenda tersebut adalah memastikan proses transisi kepemimpinan berjalan tertib tanpa mengulangi konflik internal yang pernah terjadi pada pelaksanaan Muswil sebelumnya.
Ketua BPW KKSS Kaltim, Alimuddin Latif, mengungkapkan bahwa pihaknya telah membentuk tim pra-Muswil yang telah bekerja selama hampir tiga bulan.
Tim tersebut bertugas menyusun program, menyiapkan berbagai kebutuhan teknis, hingga memberikan rekomendasi kepada pengurus wilayah dalam mengambil langkah-langkah strategis.
“Pengalaman kita dalam dua kali Muswil sebelumnya terjadi keributan dan perselisihan. Kami tidak mau itu terulang. Kami sudah membentuk kepanitiaan, baik Steering Committee (SC) maupun Organizing Committee (OC),” ujarnya usai kegiatan buka puasa dan salat tarawih bersama KKSS, Minggu malam, 8 Maret 2026.
Sebagai langkah antisipasi, pihaknya juga merangkul berbagai elemen dalam organisasi, mulai dari tokoh masyarakat, ketua-ketua pilar, pengurus BPD di kabupaten/kota, hingga kalangan akademisi di Kaltim.
Upaya tersebut dilakukan untuk membangun kesepahaman sehingga ketua wilayah yang baru dapat dipilih melalui mekanisme aklamasi.
“Dalam rangka mengantisipasi dan dalam bermusyawarah bagaimana kita melakukan musyawarah dengan baik, kompak, tertib, dan sukses,” jelasnya.
Saat ini, peta kandidat mulai mengerucut pada empat nama yang dinilai memiliki peluang kuat, yakni Ridwan Tasa selaku Ketua Harian, Muhammad Nasir yang juga menjabat Ketua KKSS Kecamatan Sungai Kunjang, Andi Syahruddin, serta Alimuddin Latif.
Meski namanya masuk dalam bursa calon ketua, Alimuddin menegaskan komitmennya untuk tetap mengawal proses Muswil secara objektif dan transparan tanpa keberpihakan.
Ia juga memastikan soliditas di tingkat pengurus inti tetap terjaga, mulai dari ketua, sekretaris, bendahara hingga Ketua OKK, tanpa adanya faksi yang saling menjatuhkan.
“Di jajaran pengurus inti semua sudah clear. Tidak ada dusta di antara kita. Saya hanya akan mengantarkan Muswil ini dengan baik supaya berhasil memilih ketua secara aklamasi,” imbuhnya.
Selain fokus pada proses suksesi kepemimpinan, Alimuddin berharap KKSS Kalimantan Timur dapat terus menjalankan berbagai kegiatan organisasi dalam suasana yang harmonis dan penuh kebersamaan.

