SAMARINDA: Persaingan layanan kesehatan swasta di Samarinda terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan medis yang aman dan profesional.
Di tengah tantangan tersebut, pemilik Klinik Sutarman sekaligus Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Samarinda, Eni Sutarman, menegaskan pentingnya menjaga kualitas layanan melalui standar akreditasi dan manajemen internal yang kuat.
Menurut Eni, kepercayaan masyarakat harus dibangun melalui sistem yang jelas serta pengawasan mutu yang ketat.
Salah satu pencapaian penting yang berhasil diraih adalah akreditasi paripurna untuk layanan kesehatan gigi yang dikelolanya.
“Perlu diketahui bahwa klinik gigi pertama di Samarinda yang mendapatkan akreditasi paripurna adalah Klinik Sutarman Dental Care,” ujarnya saat diwawancarai, Sabtu, 28 Februari 2026.
Akreditasi tersebut menjadi bukti bahwa pelayanan yang diberikan telah memenuhi standar mutu dan keselamatan pasien dalam sistem pelayanan kesehatan nasional.
Meski demikian, Eni mengakui mengelola klinik bukan perkara mudah. Berbagai persoalan operasional hingga dinamika pelayanan menjadi tantangan yang harus dihadapi setiap hari.
Karena itu, ia menekankan pentingnya membangun lingkungan kerja yang saling mendukung.
“Yang pertama saya memastikan lingkungan kerja itu ramah. Ramah untuk perempuan dan juga ramah anak. Jadi semua saling support di dalam,” katanya.
Menurutnya, suasana kerja yang nyaman turut memengaruhi kualitas pelayanan kepada pasien.
Bahkan, fleksibilitas diberikan kepada tenaga medis dalam kondisi tertentu, termasuk ketika harus membawa anak ke tempat kerja.
Selain memperkuat internal tim, Klinik Sutarman juga membangun sistem manajemen profesional untuk menghadapi tantangan eksternal, termasuk perkembangan dunia digital.
Eni menyebut pihaknya memiliki tim khusus yang menangani promosi, komunikasi publik, hingga pengelolaan media sosial.
“Kami punya tim manajemen sendiri, termasuk tim kreatif dan media sosial. Jadi kalau ada gempuran dari luar, kita bisa hadapi karena di dalamnya solid,” jelasnya.
Pendekatan tersebut diterapkan pada seluruh unit layanan di bawah Klinik Sutarman, mulai dari Sutarman Dental Care hingga ES Glow Aesthetic Beauty Center yang bergerak di bidang perawatan kecantikan.
Ia menilai media sosial kini menjadi bagian penting dalam perkembangan bisnis layanan kesehatan modern.
“Tidak bisa dipungkiri media sosial menjadi salah satu hal utama dalam kegiatan bisnis sekarang,” ujarnya.
Di sisi lain, Eni menegaskan pentingnya menjaga hubungan baik dengan pemerintah, khususnya Dinas Kesehatan, sebagai lembaga pembina fasilitas pelayanan kesehatan.
Koordinasi dengan regulator dinilai krusial agar pelayanan tetap berjalan sesuai aturan.
“Kami bekerja sama dengan baik dengan Dinas Kesehatan. Kalau ada hal yang perlu ditanyakan atau dikonsultasikan, kami sangat terbuka,” katanya.
Ke depan, Eni optimistis layanan kesehatan swasta di Samarinda akan terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kualitas pelayanan medis.
Ia menilai kekuatan tim dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi menjadi kunci utama menghadapi tantangan industri kesehatan di masa mendatang.

