JAKARTA: Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono mengajak Ikatan Keluarga Alumni IKOPIN (IKA IKOPIN) untuk berperan aktif dalam menyukseskan program strategis nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Ajakan tersebut disampaikan Menkop saat memberikan sambutan pada pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Pusat IKA IKOPIN periode 2025–2029 yang diketuai Dr. Ekos Albar, di Gedung Kementerian Koperasi, Jakarta, Senin 19 Januari 2026.

Menkop menilai alumni IKOPIN University memiliki posisi strategis sebagai pusat pengembangan gagasan sekaligus penguatan sumber daya manusia (SDM) koperasi, khususnya dalam mendukung operasional lebih dari 80 ribu Kopdes/Kel Merah Putih di seluruh Indonesia.
“Menuntaskan pembentukan dan operasionalisasi Kopdes Merah Putih bukan pekerjaan ringan. Tantangannya bukan hanya teknis, tetapi juga ideologis, karena koperasi sudah lama ditinggalkan dari arah dan sistem ekonomi kita sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945,” ujar Ferry.
Ia mengakui, kebangkitan kembali koperasi melalui program Kopdes Merah Putih sempat mengejutkan banyak pihak.
Namun, langkah tersebut dinilainya sebagai upaya serius untuk mengembalikan sistem ekonomi nasional ke jalur konstitusi.
“Banyak yang kaget koperasi dibangunkan kembali oleh Presiden. Padahal ini amanat konstitusi yang selama puluhan tahun terpinggirkan,” katanya.
Ferry menjelaskan, keberhasilan Kopdes Merah Putih akan menjadi indikator penting bahwa koperasi mampu menjadi instrumen ekonomi yang menghasilkan keuntungan, memberi manfaat langsung bagi anggota, serta menggerakkan perputaran uang hingga ke desa-desa.
“Kalau Kopdes berhasil, uang berputar di desa. Itu akan menumbuhkan ekonomi desa dan secara agregat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.
Karena itu, Kementerian Koperasi membutuhkan dukungan alumni IKOPIN untuk menyiapkan SDM koperasi, mulai dari pengawas, pengurus, hingga pengelola, agar Kopdes Merah Putih dapat berfungsi optimal sesuai harapan pemerintah.
Menkop juga memaparkan tiga peran utama Kopdes Merah Putih, yakni sebagai penyalur kebutuhan pokok masyarakat desa, sebagai off-taker hasil produksi warga, serta sebagai instrumen paling bawah dalam mengefektifkan penyaluran subsidi pemerintah pusat.
“Ini cita-cita besar yang bersumber dari ideologi Pasal 33 UUD 1945. Tugas kami menerjemahkannya menjadi kerja-kerja nyata, dan peran alumni sangat kami butuhkan,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Ferry berharap IKA IKOPIN dapat menjadi pusat pencetak kader koperasi yang andal, khususnya sebagai pendamping Kopdes/Kel Merah Putih di seluruh Indonesia.
“IKA IKOPIN adalah darah baru dan tenaga baru bagi gerakan koperasi. Dengan dukungan alumni, kami optimistis kebanggaan koperasi Indonesia bisa dikembalikan,” pungkasnya.
Pelantikan pengurus IKA IKOPIN tersebut turut dihadiri Ketua Yayasan Pendidikan Koperasi Muslimin Nasution, Rektor IKOPIN Prof. Agus Pakpahan, Sekretaris Kemenkop Ahmad Zabadi, serta Deputi Bidang Pengawasan Kemenkop Herbert Siagian.

