Close Menu
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Copyright PT Media Narasi Indonesia
anggota Jaringan Media Siber Indonesia

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Penetrasi Internet Kaltim Tembus 80 Persen, Tantangan Hoaks Makin Besar

Apresiasi Open Karate Tournament IKIP PGRI Kaltim, Seno Aji Berharap Bisa Cetak Atlit Berprestasi Nasional dari Kaltim

Open Karate Tournament Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim 2026, Diramaikan 360 atlet Mempertandingkan 493 Nomor

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Contact
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Narasi.coNarasi.co
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Narasi.coNarasi.co
You are at:Home » Bangun Citra Positif, Istilah Pelaku UMKM Diganti Pengusaha UMKM
Ekonomi

Bangun Citra Positif, Istilah Pelaku UMKM Diganti Pengusaha UMKM
Telah dibaca : 685 Kali.

Adi Rizki RamadhanBy Adi Rizki Ramadhan10 Maret 2026Updated:10 Maret 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Telegram Email WhatsApp Threads Copy Link
Teks: Kepala Bidang Koperasi Usaha Mikro DKUMPP Bontang, Muh Takwin saat ditemui di ruangannya, Selasa, 10/3/2026. (Narasi.co/Adi)
Share
Facebook Twitter WhatsApp Email Telegram Copy Link

BONTANG: Penyebutan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah kini mulai mengalami perubahan. Istilah “pelaku UMKM” yang selama ini umum digunakan perlahan diganti menjadi “pengusaha UMKM”.

Perubahan istilah tersebut dimaksudkan untuk membangun citra yang lebih positif bagi para pelaku usaha kecil di Indonesia sekaligus meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam menjalankan usaha.

Kepala Bidang Koperasi Usaha Mikro Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kota Bontang, Muh Takwin, mengatakan penggunaan istilah baru tersebut juga menjadi bagian dari arah kebijakan yang mulai diterapkan secara nasional.

“Sekarang penyebutannya sudah berubah. Kita tidak lagi menggunakan istilah pelaku UMKM, tetapi pengusaha UMKM,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya di Bontang, Selasa, 10 Maret 2026.

Menurut Takwin, selama ini kata “pelaku” sering digunakan dalam berbagai konteks negatif, seperti pelaku pencurian, pelaku penipuan, atau pelaku tindak kriminal lainnya.

Karena itu, istilah tersebut dinilai kurang tepat jika digunakan untuk menggambarkan individu yang menjalankan kegiatan usaha secara produktif.

“Kalau kita mendengar kata pelaku, biasanya identik dengan hal-hal negatif, seperti pelaku curanmor atau pelaku penipuan. Karena itu sekarang diganti menjadi pengusaha UMKM agar konotasinya lebih positif,” jelasnya.

Ia menilai perubahan istilah tersebut juga bertujuan meningkatkan rasa percaya diri para pengusaha usaha mikro dalam mengembangkan usahanya.

Dengan penyebutan pengusaha UMKM, masyarakat diharapkan memandang usaha mikro tidak lagi sekadar sebagai sektor informal, tetapi sebagai bagian penting dari aktivitas ekonomi yang produktif dan memiliki peran besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Takwin menambahkan sektor UMKM selama ini menjadi salah satu pilar penting dalam perekonomian daerah.

Banyak masyarakat menggantungkan penghidupan dari usaha mikro di berbagai bidang, mulai dari kuliner, perdagangan, hingga jasa.

Karena itu, perubahan istilah tersebut diharapkan dapat memberikan dampak psikologis yang positif bagi para pengusaha UMKM agar semakin percaya diri dalam mengembangkan usahanya.

“Kalau disebut pengusaha, tentu kesannya lebih positif dan lebih membangun semangat. Jadi mereka juga merasa lebih dihargai,” katanya.

Ia menegaskan perubahan penyebutan tersebut bukan hanya inisiatif daerah, melainkan sudah menjadi arah kebijakan yang berlaku secara nasional.

“Sekarang sudah disebutnya pengusaha UMKM, bukan lagi pelaku UMKM. Itu sudah berlaku nasional,” pungkasnya.

DKUMPP Bontang Muh Takwin Pelaku UMKM Pengusaha UMKM UMKM
Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Threads Copy Link
Previous ArticleDKUMPP Bontang Dorong Jiwa Wirausaha Pelajar Lewat Program UMKM Goes to School
Telah dibaca : 694 Kali.
Next Article Badak LNG dan SKK Migas Salurkan 1.000 Paket Bapokting untuk Warga Bontang
Telah dibaca : 733 Kali.
Adi Rizki Ramadhan

Related Posts

Di Tengah Gelombang Investasi IKN, Amanda Ingatkan: Pengusaha Daerah Jangan Jadi Penonton
Telah dibaca : 659 Kali.

12 Juni 2026

Wujudkan Masyarakat Sejahtera, OJK Literasi Perempuan Lewat TP-PKK
Telah dibaca : 668 Kali.

10 Juni 2026

Menkeu Purbaya: Defisit APBN Hingga Akhir Mei 2026, Menyentuh Angka Rp180,4 Triliun
Telah dibaca : 677 Kali.

5 Juni 2026

Comments are closed.

@narasi.co
BERITA TERBARU

Penetrasi Internet Kaltim Tembus 80 Persen, Tantangan Hoaks Makin Besar
Telah dibaca : 640 Kali.

Apresiasi Open Karate Tournament IKIP PGRI Kaltim, Seno Aji Berharap Bisa Cetak Atlit Berprestasi Nasional dari Kaltim
Telah dibaca : 695 Kali.

Open Karate Tournament Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim 2026, Diramaikan 360 atlet Mempertandingkan 493 Nomor
Telah dibaca : 675 Kali.

Toilet Sehat di Kawasan Pesisir Didorong Masuk Program Prioritas Jangka Panjang
Telah dibaca : 646 Kali.

SKB Bontang Buka Kesempatan Pendidikan bagi Warga Putus Sekolah
Telah dibaca : 642 Kali.

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Pinterest
Don't Miss
Penetrasi Internet Kaltim Tembus 80 Persen, Tantangan Hoaks Makin Besar
Telah dibaca : 640 Kali.
Apresiasi Open Karate Tournament IKIP PGRI Kaltim, Seno Aji Berharap Bisa Cetak Atlit Berprestasi Nasional dari Kaltim
Telah dibaca : 695 Kali.
Open Karate Tournament Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim 2026, Diramaikan 360 atlet Mempertandingkan 493 Nomor
Telah dibaca : 675 Kali.
Toilet Sehat di Kawasan Pesisir Didorong Masuk Program Prioritas Jangka Panjang
Telah dibaca : 646 Kali.
Demo
Top Posts

Pengaruh Media Massa Terhadap Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.411 Kali.

8 Maret 20233,836 Views

Pemprov Kaltim Siap Masukkan Mahasiswa UT Samarinda dalam Skema Bantuan Pendidikan Gratispol
Telah dibaca : 5.866 Kali.

2 Juli 20253,465 Views

Peran Pendidikan dalam Mewujudkan Integrasi Nasional
Telah dibaca : 5.069 Kali.

8 Maret 20233,364 Views

Tertarik Berinvestasi di Kaltim, Pengusaha Tiongkok Butuh Lahan 1.000 Hektare
Telah dibaca : 1.116 Kali.

20 Juni 20243,320 Views
Don't Miss
Kaltim 13 Juni 2026

Penetrasi Internet Kaltim Tembus 80 Persen, Tantangan Hoaks Makin Besar
Telah dibaca : 640 Kali.

SAMARINDA: Di tengah tingginya penggunaan internet, masyarakat dihadapkan pada derasnya arus informasi di media sosial.…

Apresiasi Open Karate Tournament IKIP PGRI Kaltim, Seno Aji Berharap Bisa Cetak Atlit Berprestasi Nasional dari Kaltim
Telah dibaca : 695 Kali.

Open Karate Tournament Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim 2026, Diramaikan 360 atlet Mempertandingkan 493 Nomor
Telah dibaca : 675 Kali.

Toilet Sehat di Kawasan Pesisir Didorong Masuk Program Prioritas Jangka Panjang
Telah dibaca : 646 Kali.

Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
© 2026 Narasi.co | PT. Media Narasi Indonesia - Anggota Jaringan Media Siber Indonesia.
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.