SAMARINDA: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) menyampaikan apresiasi atas peran strategis Muhammadiyah dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), kesehatan, dan penguatan ekonomi umat.
Hal ini disampaikan Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang SDA, Perekonomian Daerah, dan Kesra, Arief Murdiyatno, dalam Resepsi Milad ke-113 Muhammadiyah di Gedung Olah Bebaya, Komplek Kantor Gubernur Kaltim, Minggu, 23 November 2025.
Arief menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia adalah pondasi penting menuju kesejahteraan bangsa.
Ia menyebut Muhammadiyah selama lebih dari satu abad telah berkontribusi besar melalui sekolah, pesantren, universitas, serta lembaga pendidikan yang tersebar di berbagai daerah.
“Muhammadiyah telah mencetak generasi berpendidikan, religius, berakhlak, dan berkompetensi. Kontribusi ini sejalan dengan visi Kaltim: Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas,” ujar Arief.
Di sektor kesehatan, Arief menilai keberadaan klinik Muhammadiyah seperti RS Aisyiyah menjadi bagian penting pelayanan kesehatan masyarakat.
Menurutnya, tenaga kesehatan Muhammadiyah memiliki dedikasi tinggi dalam memberikan layanan medis yang berkualitas dan terjangkau hingga ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau.
“Dedikasi tenaga kesehatan Muhammadiyah membantu masyarakat memperoleh pelayanan yang bermutu hingga pelosok,” katanya.
Arief juga menyoroti kontribusi Muhammadiyah dalam pemberdayaan ekonomi. Melalui jaringan usaha, koperasi, UMKM, dan gerakan ekonomi syariah, Muhammadiyah ikut mendorong kemandirian dan daya saing umat.
Gerakan ekonomi Muhammadiyah memastikan kesejahteraan tidak hanya dinikmati sebagian kecil masyarakat, tetapi dirasakan luas oleh umat.
Arief menyebut dalam perkembangan zaman yang dinamis, Muhammadiyah terbukti menjadi organisasi modern yang adaptif dan progresif tanpa meninggalkan nilai keislaman.
Sikap ilmiah, rasional, berkemajuan, dan berlandaskan keadilan menjadi modal penting menjaga peradaban bangsa.
Muhammadiyah adalah rumah besar yang melahirkan jutaan tenaga pendidik, dokter, perawat, birokrat, ulama, pemimpin daerah, hingga cendekiawan yang bekerja untuk umat tanpa banyak bicara.
Ia menegaskan, kontribusi nyata Muhammadiyah di Kaltim sangat dirasakan masyarakat, terutama melalui pendidikan, kesehatan, dan kegiatan sosial yang terus berkembang.
Atas nama Pemprov Kaltim, Arief menyampaikan penghargaan tulus bagi pengabdian Muhammadiyah selama lebih dari satu abad.
Ia menekankan bahwa kemajuan bangsa tidak hanya dibangun lewat pembangunan fisik, tetapi juga nilai, etika, ilmu, dan empati sosial.
Muhammadiyah telah menegaskan bahwa membangun bangsa dapat dilakukan melalui kerja yang senyap namun berdampak, sejalan dengan prinsip amar ma’ruf nahi munkar.
Arief juga mengucapkan selamat Milad ke-113 kepada seluruh keluarga besar Muhammadiyah.
“Lebih dari satu abad perjalanan dakwah membuktikan bahwa Muhammadiyah selalu hadir melahirkan perubahan nyata bagi bangsa melalui karya, bukan sekadar kata,” ucapnya.
Ia menilai tema Milad ke-113, “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”, sangat relevan dengan tantangan pembangunan nasional saat ini.
Kesejahteraan, menurutnya, tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan ekonomi, tetapi juga kualitas manusia dan keadilan sosial, dua aspek yang selama ini menjadi fokus gerakan Muhammadiyah.
Arief menyampaikan doa agar Muhammadiyah terus menjadi cahaya pencerahan bagi Indonesia.
“Semoga Milad ke-113 membawa semangat baru untuk melangkah lebih kuat. Kerja yang dilakukan dengan hati akan selalu bertahan dan menggerakkan masa depan,” pungkasnya.
Sebelumnya, pimpinan wilayah Muhammadiyah (PWM) Kaltim KH Siswanto turut menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud yang telah memfasilitasi penggunaan Gedung Olah Bebaya untuk resepsi Milad ke-113 ini.
KH Siswanto menyampaikan optimisme bahwa Muhammadiyah dan Kaltim akan semakin diperhitungkan di tingkat nasional maupun internasional jika terus menjaga kualitas layanan pendidikan, kesehatan, dan sosial.
“Insyaallah Samarinda, Kaltim, bahkan Indonesia, akan semakin diperhitungkan. Yang penting kita rawat bersama. Apa yang memberi manfaat, insyaallah akan tetap eksis,” ujarnya.

