SAMARINDA: Pembangunan jalan penghubung Marangkayu menuju Kota Bontang kini telah rampung dan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) pun bersiap melanjutkan peningkatan infrastruktur dengan pemasangan penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik guna menunjang kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menyampaikan hal tersebut usai melaksanakan rangkaian Safari Ramadan di sejumlah wilayah.
Ia memastikan ruas jalan Marangkayu-Bontang telah selesai 100 persen dan kini menjadi akses vital yang memperlancar mobilitas warga.
“Dari Kutai Kartanegara ke arah Bontang, 100 persen jalan Marangkayu–Bontang sudah jadi dan sudah dinikmati oleh masyarakat,” ujar Seno, Sabtu, 21 Maret 2026.
Tak berhenti di situ, Pemprov Kaltim juga terus mendorong pembangunan konektivitas antarwilayah lainnya.
Untuk ruas jalan dari Kutai Kartanegara menuju Kutai Barat, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp196 miliar dan Rp76 miliar yang saat ini tengah dalam tahap pengerjaan.
Sementara itu, untuk konektivitas dari Kutai Barat menuju Mahakam Ulu, pada tahun ini pemerintah kembali mengucurkan anggaran sebesar Rp90 miliar guna melanjutkan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.
“Dari Kukar ke Kubar sekarang sedang berjalan. Kemudian Kubar ke Mahakam Ulu, tahun ini kita kucurkan Rp90 miliar,” jelasnya.
Selain dukungan dari pemerintah daerah, pembangunan infrastruktur jalan di Kaltim juga melibatkan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional dengan nilai proyek mencapai Rp250 miliar.
Proyek ini merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan jalan strategis di wilayah pedalaman.
Seno mengungkapkan saat ini progres pembangunan jalan telah mencapai lebih dari 80 kilometer.
Pemerintah menargetkan total panjang jalan sepanjang 136 kilometer dapat rampung sepenuhnya pada 2027, dengan sisa sekitar 13 kilometer yang akan dikerjakan pada tahun tersebut.
“Target rampung 136 kilometer di tahun 2027. Sekarang sudah lebih dari 80 kilometer selesai,” tambahnya.
Untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, khususnya pada malam hari, Pemprov Kaltim juga akan memasang lampu penerangan jalan di jalur Muara Badak menuju Bontang.
Pemasangan PJU ini menjadi respons atas keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang minim pencahayaan.
“Nanti di daerah Muara Badak ke arah Bontang kita akan pasangkan lampu jalan supaya masyarakat nyaman. Itu salah satu keluhan mereka,” kata Seno.
Melalui percepatan pembangunan infrastruktur ini, Pemprov Kaltim berharap konektivitas antarwilayah semakin baik sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

