Samarinda – Turnamen sepak bola inisiasi klub Liga 1 PSSI asal Samarinda yakni Borneo FC bertajuk Borneo FC Junior Cup (BJC) 2022 yang dipusatkan di Stadion GOR Segiri mulai 25-28 Februari 2022 diikuti oleh 11 tim sepak bola junior dari Kalimantan Timur (Kaltim) dan 1 tim dari Pulau Jawa yakni Pasoepati Football Academy (PFA) Sukoharjo itu berjalan semarak.

Turnamen yang diselenggarakan memeriahkan HUT ke-8 Borneo FC ini disambut baik oleh Pemkot Samarinda.
Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan bahwa sepak bola merupakan salah satu olahraga yang populer hingga saat ini, bahkan suporter bola juga begitu banyak dan besar.
Tanpa dukungan dari suporter, para pemain bola ibarat “sayur tanpa garam”, lanjut Andi Harun. Di HUT ke-8 Borneo FC ini menjadi penanda bagi Borneo FC Samarinda agar semakin berkembang lebih pesat, juga menjadikan Samarinda lebih dikenal sebagai kota yang mampu melahirkan para pemain muda untuk diorbitkan, tentunya dengan segala fasilitas yang lebih baik.
Di sisi lain Andi Harun menyampaikan apresiasinya terhadap Borneo FC yang telah menyelenggarakan dengan sukses sebuah turnamen bertitel BJC 2022 seperti yang hari ini memasuki acara penutupan sekaligus dirangkaikan dengan pertandingan final antara GMK Kukar FC dan PFA Sukoharjo.
“Ini sangat memberi kontribusi kepada perkembangan sepak bola Indonesia terutama dalam mencari dan menumbuhkembangkan bibit pemain muda di dunia sepak bola Indonesia dengan melibatkan klub nasional,” terang mantan Wakil Ketua DPRD Kaltim itu, Senin (28/2/2022).
Bagi pria yang kerap di sapa Andi ini, momen ini adalah pertanda bahwa bibit sepak bola atau bintang sepak bola ternyata cukup besar. Hanya tinggal bagaimana melakukan pembinaan secara kontinyu menyelenggarakan pertandingan seperti ini.
“Sekali lagi bahwa Borneo FC tidak hanya menjadi klub kebanggaan sepak bola Kaltim asal Kota Samarinda khususnya tetapi sekaligus berkontribusi secara nasional dengan menyelenggarakan event junior Borneo FC di Kota Samarinda ini,” katanya.
Dalam pertandingan final BJC 2022 itu, PFA Sukoharjo berhasil menjadi juara setelah membenamkan klub asal Kabupaten Kukar yakni GMK Kukar FC dengan skor telak 4-0 hingga peluit akhir dibunyikan.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Samarinda Andi Harun juga mengakui jika PFA Sukoharjo begitu bertalenta dan sangat potensial di sepakbola junior. Bukan tidak mungkin dari para pemain Sukoharjo ini akan menjadi klub profesional bahkan masuk dalam tim pesepakbola nasional Indonesia.
Namun bukan berarti klub muda lain termasuk GMK Kukar FC tidak mampu tetapi baiknya talenta ini terus diasah dan dimaksimalkan dan kekalahan dijadikan sebagai ajang introspeksi diri demi ke depannya dapat memberikan prestasi lebih baik lagi.
“Selamat kepada PFA Sukoharjo. Terus asah, kembangkan dan maksimalkan potensi sepak bola juniornya dan juga kepada GMK Kukar FC sekaligus kepada semua klub yang belum mendapat posisi kemenangan yang baik di BJC 2022,” harapannya.
Adapun nama-nama klub sepak bola yang mengikuti BJC 2022 selain PFA Sukoharjo dan GMK Kukar FC yakni Loa Janan Akademi, Gubah Balikpapan, Samarinda Kota, RMK Utama Akademi, FU 15 Akademi, Tunas Kurnia Persipal, Pemuda Tenggarong, Akedemi Berau Marine, Samaras FC dan Telkom Balikpapan FC.

