SAMARINDA: Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik menegaskan aspek produksi dan distribusi harus dijaga, dimana early warning system selalu dipantau dan berkoordinasi dengan BPS Kaltim menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri ini.
“Pastikan kita menerima sinyal yang benar. Kalau sinyalnya salah, nanti treatment kita bisa salah,” tegas Akmal saat meresmikan Kios Sigap di Pasar Segiri Samarinda, Minggu (3/3/2024).
Ia mengingatkan perangkat daerah terkait untuk menjaga stabilitas harga, kelancaran distribusi dan memastikan pasokon kebutuhan pokok masyarakat seperti Kabupaten Penajam Paser Utara dan Berau.
“Inflasi di Berau year on year sudah 4 persen, sementara kita 2,94 persen. Jadi kalau dibagi, naik juga kontribusi kita,” sebutnya.
Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri itu pun meminta TPID Berau dan Penajam Paser Utara, maupun kabupaten dan kota lainnya searah dengan provinsi dalam menjaga inflasi.
“Mudah-mudahan langkah kita bersama-sama akan menghadirkan Kaltim yang betul-betul stabil dari sisi harga dan distribusi,” harapnya.
Ia menambahkan, Kios Sigap di Pasar Segiri menjadi contoh nyata kerja sama menjaga stabilitas bahan pokok dan harga kebutuhan pokok masyarakat.
“Masyarakat tidak akan heboh kalau suplai tersedia dengan baik. Terlebih menjelang Ramadan dan Idul Fitri,” pungkasnya.(*)

