SAMARINDA: Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Timur resmi memperkenalkan kantor sekretariat barunya di Jalan Bhayangkara melalui momentum buka puasa bersama jurnalis dan aksi sosial pembagian takjil bagi warga Kota Samarinda.
Langkah ini diambil tidak hanya sebagai bentuk syukur di bulan suci, tetapi juga menjadi sinyal kesiapan partai dalam memperkuat eksistensi politik di pusat kota serta menyusun langkah strategis menjelang agenda politik mendatang.
Wakil Ketua DPW PKB Kaltim sekaligus Sekretaris DPRD Samarinda, Rusdi Doviyanto, menegaskan bahwa selain mempererat silaturahmi dengan awak media, pertemuan ini menjadi wadah bagi partai untuk menyampaikan arah kebijakan politik mereka di Bumi Etam.
“Bulan suci ini tentu bulan yang baik, dan tentunya kalaupun ada beberapa sikap-sikap politik yang perlu kami kemukakan, terutama dari Ketua DPP PKB, tentu ini menjadi sikap kami sebagai partai politik yang ada di Kalimantan Timur,” ujarnya saat memberikan keterangan pers, Senin, 2 Maret 2026.
Selain isu politik, perpindahan kantor dari lokasi lama di Jalan Juanda ke Jalan Bhayangkara menjadi sorotan utama dalam kegiatan tersebut.
Rusdi menyebut aksi bagi-bagi takjil kepada pengguna jalan merupakan cara PKB untuk menyapa langsung masyarakat di lingkungan baru.
“Tentu secara tidak langsung kami memberitahu bahwa PKB sudah berkantor di tempat yang baru di Jalan Bhayangkara, mungkin kalau dulu di Juanda. Dengan adanya bagi takjil ini, secara tidak langsung memberitahu keberadaan kami di sini,” jelasnya.
Terkait volume takjil yang dibagikan, panitia menyiapkan ratusan paket takjil yang menyasar pengguna jalan. Rusdi mengklaim antusiasme kali ini cukup besar dengan kehadiran hampir 200 jurnalis yang diundang untuk berdiskusi bersama.
“Mungkin lebih (dari 100 paket). Karena untuk teman-teman wartawan saja kita mengundang sampai hampir 200 orang. Sangat banyak sekali pada malam hari ini,” tambahnya.
Melalui momentum ini, PKB Kaltim berharap sinergi antara pengurus partai di tingkat provinsi dan kota dapat semakin solid, terutama dalam membangun komunikasi yang terbuka dengan jurnalis lintas pos liputan.
“Selama ini mungkin saya melihat teman-teman wartawan dari DPRD Provinsi saja, kali ini saya rangkul juga teman-teman DPRD Samarinda. Ayo kita sama-sama, artinya Kalimantan Timur dan Kota Samarinda menjadi satu kesatuan,” tutupnya.

