BONTANG: Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah menghadirkan portal informasi berbasis peta bernama PetaKita Bontang.
Platform ini dapat diakses masyarakat melalui laman resmi yang telah disediakan.

Portal tersebut menyediakan beragam informasi geospasial mengenai wilayah Kota Bontang, termasuk lokasi berbagai fasilitas publik yang dapat ditelusuri secara digital melalui peta interaktif.
Kepala Bapperida Kota Bontang, Syahruddin, menjelaskan bahwa portal PetaKita dirancang untuk membuka akses informasi wilayah kepada masyarakat secara lebih mudah dan terintegrasi.
“Melalui PetaKita Bontang, masyarakat dapat melihat berbagai informasi berbasis peta secara lebih praktis, mulai dari lokasi fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, perkantoran hingga ruang publik yang ada di Kota Bontang,” ujarnya saat dihubungi, Selasa, 31 Maret 2026.
Dalam portal tersebut, pengguna dapat menelusuri beragam data spasial yang disajikan dalam bentuk peta digital.
Informasi yang tersedia mencakup lokasi sekolah, fasilitas kesehatan, kantor pemerintahan, ruang terbuka publik, hingga sejumlah data tematik yang berkaitan dengan pembangunan daerah.
Selain sebagai sumber informasi wilayah, PetaKita juga terhubung dengan portal Satu Data Kota Bontang yang mengintegrasikan berbagai data pembangunan daerah dalam satu sistem informasi.
Menurut Syahruddin, keterbukaan akses terhadap data menjadi bagian penting dalam mendukung perencanaan pembangunan yang lebih terarah dan berbasis informasi yang akurat.
“Data yang tersaji dalam portal ini diharapkan tidak hanya dimanfaatkan oleh pemerintah, tetapi juga oleh masyarakat, akademisi, maupun pihak lain yang membutuhkan informasi geospasial Kota Bontang,” katanya.
Ia menambahkan, keberadaan portal tersebut diharapkan dapat membantu pengguna memperoleh gambaran wilayah serta mengetahui lokasi fasilitas publik secara lebih cepat melalui fitur pencarian yang tersedia di dalam peta digital.
“Harapannya, PetaKita dapat menjadi referensi bagi masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan untuk memahami kondisi wilayah serta perkembangan pembangunan di Kota Bontang,” pungkasnya.

