Close Menu
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Copyright PT Media Narasi Indonesia
anggota Jaringan Media Siber Indonesia

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Penetrasi Internet Kaltim Tembus 80 Persen, Tantangan Hoaks Makin Besar

Apresiasi Open Karate Tournament IKIP PGRI Kaltim, Seno Aji Berharap Bisa Cetak Atlit Berprestasi Nasional dari Kaltim

Open Karate Tournament Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim 2026, Diramaikan 360 atlet Mempertandingkan 493 Nomor

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Contact
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Narasi.coNarasi.co
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Narasi.coNarasi.co
You are at:Home » Warga dan Pelaku Usaha Tolak Sistem Satu Arah di Jalan Abul Hasan, Klaim Omzet Turun 70 Persen
Ekonomi

Warga dan Pelaku Usaha Tolak Sistem Satu Arah di Jalan Abul Hasan, Klaim Omzet Turun 70 Persen
Telah dibaca : 768 Kali.

Ira Nur AjijahBy Ira Nur Ajijah25 September 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Telegram Email WhatsApp Threads Copy Link
Teks: Sistem satu arah di jalan Abul Hasan
Share
Facebook Twitter WhatsApp Email Telegram Copy Link

SAMARINDA: Pemberlakuan sistem satu arah di Jalan KH Abul Hasan, Samarinda, sejak Rabu 24 September mendapat penolakan keras dari warga dan pelaku usaha. Mereka menilai aturan tersebut merugikan secara ekonomi karena membuat omzet usaha anjlok drastis hanya dalam sehari.

Teks: Sejumlah warga dan pelaku usaha saat diskusi membahas penolakan sistem satu arah di Jalan Abul Hasan

Rizal, pemilik VOC Cafe salah satu penggerak diskusi menyampaikan bahwa kebijakan satu arah langsung berdampak pada roda perekonomian.

“Kami sebagai perwakilan warga Abul Hasan menolak pemberlakuan jalan satu arah. Omzet kami turun sampai 70 persen hanya dalam sehari. Tidak tahu besok akan seperti apa,” ujarnya saat pertemuan warga, Kamis, 25 September 2025.

Rizal menegaskan, sedikitnya 50 pelaku usaha di sepanjang jalan itu sudah menyatakan keberatan.

Mereka menuntut pemerintah mengembalikan sistem dua arah dan parkir miring seperti sebelumnya, atau memberikan solusi lain yang tidak merugikan pelanggan dan pengusaha.

“Kami berharap ada mediasi dengan Dishub, pengusaha, dan masyarakat untuk mencari jalan keluar. Kalau tidak diindahkan, kami siap melakukan aksi sebagai bentuk perlawanan,” tegasnya.

Keluhan senada disampaikan Diah, pemilik Sari Madu Bakery, yang omzet usahanya turun drastis akibat pelanggan kesulitan parkir.

“Kami bukan menolak kebijakan pemerintah. Tapi kenyataannya, penjualan langsung turun tajam. Roti yang tidak laku harus dibuang karena tidak bisa dijual keesokan hari,” jelasnya.

Diah menambahkan, keluhan datang bukan hanya dari pemilik usaha tetapi juga dari pelanggan.

“Follower media sosial kami ada 30 ribu, banyak yang mengeluh tidak bisa mampir karena sulit parkir,” katanya.

Selain toko roti, usaha lain seperti bengkel, toko ponsel, hingga rumah makan di sepanjang jalan juga merasakan dampaknya. Sebagian besar pemilik usaha mengaku omzet harian mereka turun hingga 70 persen.

Dalam pertemuan tersebut, warga dan pelaku usaha menyampaikan beberapa usulan, di antaranya membatalkan pemberlakuan satu arah, mengembalikan sistem parkir miring, serta membuka ruang mediasi.

Mereka berharap aspirasi tersebut bisa diterima pemerintah demi keberlangsungan usaha sekaligus nasib karyawan yang menggantungkan hidup di kawasan Abul Hasan.

“Kami berikhtiar, tapi juga butuh dukungan pemerintah agar bisnis di Abul Hasan tetap hidup. Banyak karyawan yang menggantungkan rezeki di sini,” tambah Diah.

Lurah Pasar Pagi, Noormansyah, mengatakan pihaknya akan meneruskan aspirasi warga ke tingkat kecamatan dan Dinas Perhubungan Samarinda.

“Ada enam RT dan puluhan pelaku usaha yang terdampak. Semua keluhan ini akan kami sampaikan. Kami hanya pemangku wilayah, keputusan ada di atasan,” ujarnya.

Noormansyah juga menegaskan, Pemkot sebelumnya memang telah melakukan rapat koordinasi dengan pihak kecamatan dan RT terkait wacana satu arah.

Namun, warga mengaku tidak pernah mendapat sosialisasi langsung dan hanya mengetahui dari media atau plang rambu yang terpasang di jalan.

Hingga kini, warga dan pelaku usaha Jalan Abul Hasan masih menunggu tindak lanjut dari Pemkot Samarinda. Mereka berharap kebijakan satu arah bisa ditinjau ulang agar tidak semakin menekan roda ekonomi lokal.

Jalan Abul Hasan Pelaku Usaha Samarinda UMKM
Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Threads Copy Link
Previous ArticleManajemen RS Haji Darjad Terancam Sanksi Pidana, Tunggakan Upah Karyawan Rp1,34 Miliar
Telah dibaca : 781 Kali.
Next Article Banggar dan TAPD Rampungkan APBD-P Kaltim 2025, Penyertaan Modal Perusda Jadi Catatan
Telah dibaca : 816 Kali.
Ira Nur Ajijah

Related Posts

Di Tengah Gelombang Investasi IKN, Amanda Ingatkan: Pengusaha Daerah Jangan Jadi Penonton
Telah dibaca : 660 Kali.

12 Juni 2026

Wujudkan Masyarakat Sejahtera, OJK Literasi Perempuan Lewat TP-PKK
Telah dibaca : 668 Kali.

10 Juni 2026

Menkeu Purbaya: Defisit APBN Hingga Akhir Mei 2026, Menyentuh Angka Rp180,4 Triliun
Telah dibaca : 677 Kali.

5 Juni 2026

Comments are closed.

@narasi.co
BERITA TERBARU

Penetrasi Internet Kaltim Tembus 80 Persen, Tantangan Hoaks Makin Besar
Telah dibaca : 644 Kali.

Apresiasi Open Karate Tournament IKIP PGRI Kaltim, Seno Aji Berharap Bisa Cetak Atlit Berprestasi Nasional dari Kaltim
Telah dibaca : 698 Kali.

Open Karate Tournament Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim 2026, Diramaikan 360 atlet Mempertandingkan 493 Nomor
Telah dibaca : 676 Kali.

Toilet Sehat di Kawasan Pesisir Didorong Masuk Program Prioritas Jangka Panjang
Telah dibaca : 646 Kali.

SKB Bontang Buka Kesempatan Pendidikan bagi Warga Putus Sekolah
Telah dibaca : 642 Kali.

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Pinterest
Don't Miss
Penetrasi Internet Kaltim Tembus 80 Persen, Tantangan Hoaks Makin Besar
Telah dibaca : 644 Kali.
Apresiasi Open Karate Tournament IKIP PGRI Kaltim, Seno Aji Berharap Bisa Cetak Atlit Berprestasi Nasional dari Kaltim
Telah dibaca : 698 Kali.
Open Karate Tournament Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim 2026, Diramaikan 360 atlet Mempertandingkan 493 Nomor
Telah dibaca : 676 Kali.
Toilet Sehat di Kawasan Pesisir Didorong Masuk Program Prioritas Jangka Panjang
Telah dibaca : 646 Kali.
Demo
Top Posts

Pengaruh Media Massa Terhadap Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.411 Kali.

8 Maret 20233,836 Views

Pemprov Kaltim Siap Masukkan Mahasiswa UT Samarinda dalam Skema Bantuan Pendidikan Gratispol
Telah dibaca : 5.867 Kali.

2 Juli 20253,466 Views

Peran Pendidikan dalam Mewujudkan Integrasi Nasional
Telah dibaca : 5.069 Kali.

8 Maret 20233,364 Views

Tertarik Berinvestasi di Kaltim, Pengusaha Tiongkok Butuh Lahan 1.000 Hektare
Telah dibaca : 1.116 Kali.

20 Juni 20243,320 Views
Don't Miss
Kaltim 13 Juni 2026

Penetrasi Internet Kaltim Tembus 80 Persen, Tantangan Hoaks Makin Besar
Telah dibaca : 644 Kali.

SAMARINDA: Di tengah tingginya penggunaan internet, masyarakat dihadapkan pada derasnya arus informasi di media sosial.…

Apresiasi Open Karate Tournament IKIP PGRI Kaltim, Seno Aji Berharap Bisa Cetak Atlit Berprestasi Nasional dari Kaltim
Telah dibaca : 698 Kali.

Open Karate Tournament Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim 2026, Diramaikan 360 atlet Mempertandingkan 493 Nomor
Telah dibaca : 676 Kali.

Toilet Sehat di Kawasan Pesisir Didorong Masuk Program Prioritas Jangka Panjang
Telah dibaca : 646 Kali.

Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
© 2026 Narasi.co | PT. Media Narasi Indonesia - Anggota Jaringan Media Siber Indonesia.
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.