Samarinda – Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kalimantan Timur (DPMPTSP Kaltim) Puguh Harjanto menjelaskan pada triwulan II (April-Juni) tahun ini tercatat realisasi investasi mencapai Rp 12,1 triliun.
“Realisasi investasi ini terbagi untuk realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp 8,83 triliun terdiri 917 proyek dan realisasi penanaman modal asing (PMA) sebesar US$ 227,5 juta atau sebesar Rp 3,26 triliun untuk 173 proyek,” ujar Puguh Harjanto disela-sela High Level Meeting Regional Investor Relations Unit (HLM-RIRU) Provinsi Kaltim Tahun 2022, Rabu (9/11/2022) di Ballroom Hotel Novotel Balikpapan.
Dijelaskannya, realisasi investasi Kaltim tahun ini ditetapkan sebesar Rp 54 triliun. Sementara capaian realisasi investasi pada triwulan kedua tahun ini mengalami peningkatan sekitar 29,26 persen dari Rp 12,1 triliun, jika dibandingkan triwulan kedua tahun 2021 yang hanya Rp 8,56 triliun.
Sedangkan jika dibandingkan dengan target realisasi investasi tahun ini yang sebesar Rp 54 triliun, maka target sudah mencapai sebesar 50,10 persen.
“Peluang investasi di Kaltim masih terbuka lebar terkait proyek-proyek pembangunan infrastruktur dan proyek unggulan daerah,” ujarnya.
Untuk itu, lanjutnya, promosi harus terus ditingkatkan untuk pengembangan kawasan ekonomi khusus, kawasan industri dan perdagangan. Begitu pula mekanisme kerja sama dalam dan luar negeri serta kemudahan perizinan yang diberikan.
Saat ini ujar Puguh, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sudah bergerak secara bertahap hingga tuntas pada 2045 seperti yang ditargetkan pemerintah.
Diperkirakan, IKN akan mulai tampak jelas fisiknya setelah terbangunnya infrastruktur jalan-jalan, gedung-gedung dan Istana Presiden, termasuk mulai dipindahkannya ASN dan TNI/Polri ke IKN pada 2024 yang akan datang.
Saat itulah menurut Puguh, mobilitas di IKN akan semakin meningkat tajam dan mendapat perhatian masyarakat Indonesia, bahkan dunia internasional.
“Ketika ini saja sudah mulai berdatangan investor luar negeri yang menawarkan berbagai bidang investasi,” ujar Puguh.

