
Bontang– Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang, Agus Haris menilai keberhasilan program kerja Wali Kota baru Basri Rase bergantung pada tim kerja, komitmen serta kondisi real Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bontang
Terpilihnya wali kota itu berdasarkan hasil demokrasi, sehingga mewajibkan untuk mampu merealisasikan seluruh program yang sudah di rencanakan,”kata Agus Haris saat di hubungi awak media melalui saluran telepon, Kamis (8/4/2021)
“Seluruh program kerja tersebut di tuangkan dalam RPJMD jangka menengah dan panjang,” ujarnya
Adapun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPMJD) adalah penjabaran dari visi, misi, dan program kepala daerah terpilih.
“Saya yakin seutuhnya di tahun 2021 ini di gunakan untuk menyusun rencana program kerja itu agar bisa direalisasikan,” tuturnya.
Saat ini DPRD Bontang belum membedah isi program kerja lantaran wali kota baru belum menyerahkan naskah program ke DPRD.
“Kita juga belum mendengarkan pidato wali kota sebab belum di lantik, nanti dari isi pidato, akan menangkap garis besar pelayanan seperti apa,” tuturnya.
Dari hasil bedah program kerja dan pidato wali kota baru, pihaknya akan memberikan saran atau pendapat bahkan usulan terkait skala prioritas dan manfaat program tersebut dalam membangun Bontang, sebab seluruh APBD di peruntukan demi kepentingan masyarakat,”ungkapnya.
Dirinya menilai keberhasilan kinerja pemimpin daerah terpilih dalam memaksimalkan program-program kerja yang telah di rencanakan sangat bergantung pada komitmen dan tim kerja yang di tunjuk.
“Ada juga faktor lain diantaranya pada kondisi keuangan daerah dan transfer pusat, yang merupakan roda keberhasilan pembangunan di suatu daerah,” tutupnya

