SAMARINDA : Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Hadi Mulyadi berharap siapapun Pj Gubernur Kaltim dan gubernur terpilih nantinya akan tetap melanjutkan program Beasiswa Kaltim Tuntas (BKT).
“Karena sangat bermanfaat bagi anak-anak kita dan generasi muda di Kaltim,” pesan Hadi.
Hal itu ia katakan usai Kick Off Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Provinsi Kaltim Tahun 2023 di Demplot Kodim 0901, Jalan HM Rifadin, Harapan Baru, Samarinda Seberang, Selasa (29/8/2023).
Sebagaimana diketahui, program ini sudah dilaksanakan sejak tahun pertama hingga tahun kelima kepemimpinan Gubernur Kaltim Isran Noor dan Wakil Gubernur Hadi Mulyadi.
Mantan Legislator Karang Paci dan Senayan itu pun berharap program BKT yang dimulai sejak 2019 hingga sekarang ini dapat terus dilanjutkan.
Menurutnya, program peningkatan sumber daya manusia (SDM) ini sejalan dengan misi Kaltim Berdaulat sebagai salah satu program pembangunan yang manfaatnya dinikmati langsung oleh masyarakat.
Ia menambahkan, program beasiswa terbesar sepanjang sejarah dan terbesar di seluruh Indonesia itu telah menjadi visi Berdaulat Dalam Pembangunan Sumber Daya Manusia yang Berakhlak Mulia dan Berdaya Saing, terutama Perempuan, Pemuda dan Penyandang Disabilitas.
“Kita telah menggelontorkan Rp1,2 triliun hingga APBD perubahan 2023 dan ini sebagai upaya kita menyiapkan sumber daya manusia Kaltim yang andal dalam berbagai bidang untuk masa yang akan datang,” tegasnya.
Ia menyadari, pembangunan SDM ini adalah investasi jangka panjang yang memang tidak dinikmati secara langsung, melainkan untuk mempersiapkan SDM yang mampu berdaya saing pada 10 atau 20 tahun mendatang.
“Kepada pelajar, mahasiswa, guru, dosen maupun tenaga kesehatan dapat memanfaatkan kesempatan yang ada dengan sebaik-baiknya. Dan jangan disia-siakan,” harapnya. (*)

