Samarinda – Wakil Ketua Pokja 4 TP PKK Kalimantan Timur (Kaltim), Nurul Wahda menyarankan agar tempat penyelenggaraan vaksinasi baik dosis pertama maupun kedua dilaksanakan pada lokasi semula.
“Kalo bisa vaksin massal juga begitu, kalo dosis pertama di situ, dosis keduanya di situ juga. Sehingga tidak kasihan mereka cari kemana-mana,” terang Nurul saat diwawancarai di Ruang Vanda TP PKK Kaltim di Jalan M Yamin Samarinda, Rabu (6/10/2021).
Menurutnya, komitmen seperti itu diperlukan sebagai bentuk pengoptimalan layanan dan juga untuk memudahkan masyarakat.
“Kami berani melakukan dosis pertama di PKK maka vaksin tahap kedua juga digelar oleh TP PKK Kaltim. Itu kebijakan ibu ketua kami,” ungkap Nurul.
Hal tersebut dilakukan melihat banyaknya kasus yang sudah ikut vaksin pertama namun bingung mencari lokasi vaksinasi kedua.
“Ya saran kami sih lakukanlah vaksin keduanya di situ juga gitu loh, sehingga masyarakat juga puas dengan pelayanan di tempat itu,” tegasnya.
Ia menjelaskan sebenarnya untuk dosis pertama di TP PKK Kaltim kemarin masyarakat diarahkan ke Puskesmas di Remaja.
“Tapi ibu Ketua TP PKK berkomitmen kasihan kan kalo ke Puskesmas, ada yang di Loa Janan dan jauh-jauh,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan, pada awalnya tidak sedikit masyarakat yang menolak untuk divaksin dengan berbagai alasan.
Namun Ketua TP PKK Kaltim Norbaiti Isran Noor gencar melakukan edukasi kepada masyarakat bahwa salah satu upaya menekan penyebaran Covid-19 dan tercapainya herd immunity adalah dengan melakukan vaksinasi.
“Jadi Ketua TP PKK kami udah keliling. Selain itu ibu ketua juga menyampaikan kepada masyarakat agar tetap disiplin protokol kesehatan,” bebernya.

