Samarinda – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan surat telegram Nomor ST/2162/X/HUK2.9 tentang Mitigasi dan Pencegahan Kasus Kekerasan Berlebihan yang ditujukan bagi seluruh jajaran Kapolda di Indonesia, Selasa (19/10/2021) lalu.
Terdapat beberapa kasus yang menjadi sorotan dalam surat telegram tersebut di antaranya, tindakan respresif oknum penegak hukum Polresta Tanggerang yang membanting mahasiswa saat unjuk rasa dan viral di media sosial beberapa waktu lalu.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Wilayah Rumah Millenial Indonesia (RMI) Chapter Kaltim Daniel A Sihotang mengapresiasi langkah yang diambil oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Kata dia, kiranya hal itu dapat menjadi sebuah bukti keseriusan pada slogan Presisi yang diusung Polri saat ini yakni prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan.
“Sebab sangat disayangkan, beberapa kasus yang terjadi belakangan ini dan ramai dibicarakan di sosial media akibat ulah oknum kepolisian dan mencoreng wajah institusi kepolisian,” tutur Daniel sapaan hangatnya saat dihubungi Narasi.co, Jumat (22/10/2021).
Namun diyakininya bahwa kejadian tidak terpuji itu tidak pernah terjadi di institusi Kepolisian Daerah (Polda) Kaltim di bawah kepemimpinan Irjen Pol Herry Rudolf Nahak.
“Kami percaya Pak Kapolda akan dengan tegas melaksanakan tugas-tugasnya. Bahkan, beliau tidak akan pandang bulu demi menjaga kepercayaan masyarakat kepada institusi yang dipimpinnya dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat sesuai dengan amanat Undang-Undang,” ucapnya.
Daniel sendiri masih ingat komentar Kapolda Kaltim Herry Rudolf Nahak dalam akun media sosial dengan cuitan ‘Tidak usah menjadi extraordinary luar biasa untuk memulai sesuatu, tetapi mulailah dari sekarang untuk melakukan sesuatu yang extraordinary.’
“Motivasi ini adalah bagian yang menandakan bahwa orang nomor satu di Kepolisian Daerah Kaltim terus mengajak pihaknya untuk humanis, responsif dalam bekerja sebagaimana slogan Presisi pada institusi Polri,” tandasnya.
Di sisi lain, sepengetahuannya, sambung Daniel, saat ini Polri masih terus konsisten menggalakan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat Kaltim sebagai wujud dalam menjaga masyarakat di tengah situasi pandemi Covid-19.

