SAMARINDA : Pengumpulan dana zakat, infaq dan sedekah (ZIS) tahun 2022 sebesar Rp8,7 miliar, meningkat Rp 1,9 miliar jika dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp6,8 miliar. Dana ZIS yang terkumpul, telah didistribusikan ke beberapa program, antara lain Kaltim Makmur/Pendayagunaan Rp3.596.859.000, Kaltim Sehat/Kesehatan Rp 687.305.022, Kaltim Taqwa/Dakwah Rp 1.142.390.000, Kaltim Peduli/Kemanusiaan Rp2.810.553.168 dan Kaltim Cerdas/Pendidikan Rp720.379.359.
Pendistribusian dana ZIS tersebut, sebagian diserahkan ke BAZNAS Kabupaten dan Kota Se-Kalimantan Timur, sebagian langsung diserahkan ke BAZNAS Provinsi.
Hal tersebut disampaikan Ketua BAZNAS Kaltim Ahmad Nabhan, pada HUT BAZNAS ke-22 tahun, BAZNAS Kaltim mengadakan yang dirangkaikan dengan do’a syukur, khataman Al-Qur’an, pemberian santunan kepada anak yatim dan dhuafa hingga khitanan massal yang digelar secara sederhana di kantor BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Senin (16/1/2023).
Ketua BAZNAS Kaltim Ahmad Nabhan menjelaskan, khataman Qur’an dilakukan 1.000 kali dengan rincian BAZNAS RI 22 kali khatam, BAZNAS Provinsi tiga kali khatam, BAZNAS Kabupaten/Kota satu kali khatam dan sekolah cendekia BAZNAS dan para mahsiswa yang telah menerima bantuan BAZNAS.
Pembacaan do’a syukur dipimpin langsung oleh Ketua MUI Provinsi Kalimantan Timur Muhammad Rasyid, dilanjutkan khataman Al-Qur’an oleh santri tahfidzul Qur’an Darul Falah sebanyak 15 santri masing-masing dua juz.
“Santunan 2.200 anak yatim dan dhuafa dengan rincian BAZNAS RI 100 anak, BAZNAS Provinsi 10 anak dan BAZNAS Kabupaten/Kota 5 anak. Kemudian khitanan massal sebanyak 2.200 anak se-Indonesia,” kata Nabhan di Kantor Baznas Kaltim.
Ia pun berterima kasih kepada gubernur, wakil gubernur, sekretaris daerah, kepala dinas instansi BUMD, perbankan, perusahaan dan muzakki atas dukungan dan bantuan yang diberikan kepada BAZNAS Kaltim.
“Semoga tahun 2023 pengumpulan dana ZIS semakin banyak, sehingga semakin banyak pula manfaat yang dapat dirasakan oleh saudara-saudara kita yang tidak mampu, amin,” harapnya.
Ketua Dewan Pengawas BAZNAS Provinsi Kaltim, Jauhar Efendi mengarahkan agar dalam pengelolaan dana ZIS kiranya BAZNAS mengacu kepada peraturan dan ketentuan yang disyariatkan.
Sekecil apapun dana ZIS yang disalurkan harus berdasarkan asnaf, termasuk bantuan terhadap anak-anak stunting perlu pengawasan dan pemantauan di lapangan yang telah dikoordinasikan dengan kantor BKKBN dan DP PKK Provinsi Kaltim.
“Dengan adanya penyaluran dana ZIS kepada anak-anak stunting ini tentu sangat membantu pemerintah dalam menuntaskan dan mengurangi kemiskinan,” jelasnya.
Sementara Kepala Biro Kesra Setda Kaltim Andi Muhammad Ishak menekankan agar BAZNAS Kaltim terus berupaya memaksimalkan perolehan dana ZIS.
“Dengan banyaknya perolehan dana ZIS, maka semakin banyak pula manfaat yang diberikan kepada saudara-saudara kita yang tidak mampu. Pemerintah daerah akan senantiasa memberikan bantuan dan dukungan kepada BAZNAS Provinsi,” tegasnya.
Dalam kegiatan bertema Berkah Berzakat Terima Kasih Muzakki, Terima Kasih Mustahik, turut hadir para Pimpinan BAZNAS Provinsi Kaltim : Abdurrahman AR, Achmad Suparno, SH, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kaltim Abdul Khaliq, Ketua MUI Provinsi Kaltim Muhammad Rasyid, Kepala Cabang Bank Kaltimtara Syariah Denny Irfani, Pimpinan BAZNAS Kota Samarinda Achmad Sirodz, santi dan pendamping Pondok Pesantren Darul Falah serta para amil/staf pelaksana BAZNAS Kaltim.

