
Bontang – Ketua Komisi III DPRD Kota Bontang Amir Tosina mengatakan, tiga perusahaan yang berkontribusi atas rusaknya jalan Soekarno Hatta, siap bertanggung jawab.
Hal tersebut disampaikannya dalam rapat paripurna DPRD bersama Wali Kota Bontang, Basri Rase di sekretariat DPRD Bontang, Selasa (28/9/2021).
“Tiga perusahaan itu adalah PT Graha Power Kaltim (GPK), PT Energi Unggul Persada (EUP) dan PT Varia Usaha Beton,” ujarnya.
Ketiga perusahaan ini bersepakat akan memperbaiki tiga titik lokasi yang paling rusak sepanjang jalan Soekarno Hatta.
“Perbaikan dilakukan pada tiga titik yang paling parah kerusakannya, perbaikannya ada yang 200 meter, 80 meter dan 50 meter,” terangnya saat dikonfirmasi awak media.
Perbaikan akan dimulai pada awal bulan Oktober dengan besaran anggaran sekitar Rp 1,5 miliar yang murni dari ketiga perusahaan tersebut.
“Secara teknis, ketiga perusahaan ini akan berkoordinasi dengan Dinas PUPR Kota Bontang,” tutupnya.

