anggota Jaringan Media Siber Indonesia
Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
Penulis: Ira Nur Ajijah
“Kita sudah punya teknologi dan fasilitas yang seharusnya bisa meminimalisir perbedaan data, artinya tingkat kesalahannya di bawah lima persen. Dalam penanggulangan bencana, data yang keliru bisa berakibat fatal,” ujarnya.
“Saya harap dalam kegiatan Sosialisasi ini, para peserta dapat berperan aktif dalam diskusi, sehingga nantinya dapat menyamakan pemahaman dan persepsi dari masyarakat, stakeholder terkait dan para aparat penegak hukum demi terwujudnya kepastian hukum di bidang jaminan fidusia” ujar Kadiv YankumHAM Andi Basmal menutup sambutan.
“Pengerjaannya sudah mencapai 16 persen. Kami berharap semua bisa berjalan sesuai rencana,” ujar Marnabas usai melakukan peninjauan, Kamis (20/6/2024).
“Kami mendukung progres ini dan mengapresiasi pemerintah provinsi, termasuk Pj Gubernur, Sekda, Dispora, dan BPKAD, yang juga sangat konsen pada aset-aset kita,” ucapnya.
“Kegiatan kita di 2024 insyaallah on progres semua, tapi daya serap terkendala birokrasi. Contoh, tunjangan profesi guru baru kita bayarkan tiga bulan, padahal harusnya enam bulan. Kendalanya masih mengecek anggaran di BPKAD, apakah sudah ada transfer dari pusat,” ujarnya.
“Kami mungkin akan pindah di daerah sekitar sini juga, namun belum bisa menginformasikan lebih lanjut karena banyak hal yang harus kami urus. Kami akan informasikan kepada pembeli dan pelanggan kami kapan dan di mana kami akan buka kembali,” ujarnya, Rabu (19/6/2024).
“Tuntutan mereka sebenarnya ditujukan kepada pemerintah provinsi, sementara pemkot hanya memfasilitasi dan mengantisipasi jika terjadi penutupan jalan,” jelas Ibrohim, Rabu (19/6/2024).
“Pendidikan secara nasional memang ada tantangan. Untuk Samarinda, sejak dipegang Pak Kadis Provinsi Kaltim Kurniawan, Alhamdulillah semakin membaik,” tutupnya
“Pada intinya, hubungan silaturahmi harus tetap kita bangun dan jaga. Karena kita ini sebentar lagi juga akan pensiun, hanya menunggu waktu,” ucapnya.
“Kita mendatangkan dari pusat tujuannya kita ingin membuat suasana yang berbeda. Kebetulan nanti ia akan membagikan buku materi diklat untuk peserta,” ujar CEO Sukri Institut Mohammad Sukri.
