anggota Jaringan Media Siber Indonesia
Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
Penulis: Ira Nur Ajijah
“Secara umum, persiapan-persiapan yang dilakukan tetap kita menyiapkan segala sesuatunya sehingga pelaksanaan Rakernas nanti di Samarinda sukses dan berjalan aman,” ujar Sukri.
“Yang penting bukan besarannya, namun keikhlasan serta manfaatnya bagi masyarakat yang menerimanya,” ujarnya saat menyerahkan sapi di Islamic Center.
“Distribusi melalui kupon, baik ke kelurahan maupun di lingkungan Islamic Center, termasuk karyawan. Jadi ada total 1500. Alhamdulillah, sapi yang ada saat ini berjumlah 21 ekor, kemungkinan jumlah kupon akan kita tambah lagi,” ujar Ilbi.
“Saya bersyukur masih diberi nafas hingga detik ini untuk ikut menunaikan Salat Iduladha bersama jamaah di Samarinda. Alhamdulillah, berjalan dengan lancar,” ungkap Akmal Malik.
“Untuk bobot sapi di Masjid Islamic Center beratnya 960 kg, sedangkan di Masjid Otorita IKN beratnya 900 kg,” tutur Fahmi di Sekretariat Majelis Ta’lim Khadijah Odah Etam, Samarinda pada Minggu (16/6/2024).
“Pada kesempatan yang baik ini, saya berterima kasih yang tulus atas terselenggaranya acara ini. Tentunya komitmen, integritas, dan empati merupakan tiga hal yang harus selalu kita pegang untuk terus mendukung program kemanusiaan dalam hal apapun,” ujarnya, Sabtu (15/6/2024).
“Jadi IN ini cerita sama saya bahwa dirinya telah menjadi korban rudapaksa yang dilakukan oleh pamannya sendiri,” ujar SF teman korban, Jumat (14/6/2024).
“Harapannya, kami saling berkolaborasi untuk menghasilkan pemberitaan-pemberitaan yang positif, serta menggiring masyarakat agar tidak termakan berita hoaks. Kalau bisa, kita sama-sama saling menjaga,” ujar Hendy.
“Kami memanggil camat dan lurah karena ada pemetaan TPS yang sudah ditetapkan kurang lebih 1.141,” kata Yustiani.
“Saya ditugaskan untuk bertugas secara profesional, harapannya juga beberapa pihak dapat membantu dalam pembangunan di Kalimantan Timur ini, dan kami berproses di penegakan hukum,” ujar Iman Wijaya.
