anggota Jaringan Media Siber Indonesia
Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
Penulis: R'Sya Rahmadina
“Ibu Kota Nusantara ditetapkan di Benua Etam, bagi kami seperti pendulum yang bergerak kembali,” kisahnya.
“Ada harapan sebagai pemilik modal, jangan hanya dikasih sekali setahun. Para pemilik modal sepakat untuk mengadakan pertemuan setiap triwulan sekaligus dilakukan evaluasi,” ungkap Akmal di Kantor Gubernur Kaltim.
“Implementasinya saat ini kita sadari memang sudah ada yang bagus dan belum. Tapi, terus kita bangun bersama-sama. Makanya, orkestrasi pemerintah harus harmonis. Itulah, bagian dari tujuan otonomi daerah,” kata Akmal.
“Bagi saya, masa depan Indonesia dimana? Indonesia Timur. Timur Indonesia itu dimana, yaitu IKN,” kata Akmal.
“Ya, kita dukung pengembangan kekayaan alam bawah laut ini. Tapi, konsepnya yang tepat adalah konsep yang bisa dieksekusi atau dilaksanakan,” kata Akmal.
“Rencananya tanggal 3 atau 4 Juli 2024 dan akan dihadiri Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Nasional di Kalimantan Timur,” kata Yuni, sapaan akrabnya.
“Bukan memilih, tapi menghubungkan. Kuliah itu pondasi dan prestasi jadi aktualisasi diri,” kata Fikran.
“Kami sangat senang membantu, apalagi ini untuk kepentingan bangsa dan negara. Kita akan support, tapi harus ada payung hukum terlebih dahulu agar tidak menjadi temuan di kemudian hari,” kata Akmal.
“Kami mohon kiranya dari Kementerian Perhubungan bisa membantu kekurangan tersebut, termasuk arahan dari Koordinator Kemenko PMK, kiranya Kementerian Perhubungan sebagaimana yang sudah dilakukan di Kalsel bisa memfasilitasi untuk kebutuhan fasilitasi kafilah dengan bus yang besar,” harapnya.
“Sudah makan tempe belum?,” pekik Akmal mengawali sambutannya pada Peringatan Hari Tempe Nasional 2024 di Sentra Industri Kecil Somber Balikpapan, Kamis (6/6/2024).
