Bontang – Percepatan vaksinasi masih terus dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang tertanggal 27 September 2021, pencapaian vaksinasi di Kota Bontang mencapai 54 persen.
Wakil Wali Kota Bontang Najirah mengatakan selama bulan September ini vaksinasi terus dilakukan, sehingga peningkatan persentase vaksinasi terus bertambah.
“Bulan ini tidak pernah sendat, bahkan besok kita kedatangan 15.000 dosis vaksin Sinovac,” ungkapnya kepada Narasi.co di Kantor Kelurahan Loktuan, Rabu (29/9/2021).
Karena hal tersebut, Najirah mengaku tenaga kesehatan (nakes) mengalami kewalahan dalam mengeksekusi vaksin bagi masyarakat.
“Bulan ini sekali datang langsung banyak, jadi membuat nakes kita kewalahan belum lagi harus membagi waktu untuk menangani pasien di rumah sakit,” terangnya.
Meski demikian, Ia berterima kasih kepada rumah sakit swasta di Kota Bontang yang siap membantu pemerintah.
“Kita beruntung rumah sakit swasta seperti RS PKT, RS PT Badak LNG, RS Amalia, RS Yabis dan beberapa lainnya siap membantu,” ujarnya.
Dengan dibantu beberapa rumah sakit swasta, Pemkot Bontang menargetkan pencapaian vaksinasi di akhir tahun mencapai 75 persen.
“Seperti wilayah lain, kita juga menargetkan di akhir tahun pencapaian vaksinasi 75 persen. Kalau bisa lebih, ya alhamdulilah,” ucapnya optimis.
Dirinya berharap sinergitas setiap elemen tetap terjalin untuk menyukseskan capaian target vaksinasi 75 persen di akhir tahun.
“Harapan kita sinergitas antara pemerintah, perusahaan dan masyarakat terus terjaga dalam percepatan vaksinasi,” tutupnya.

